Insanul Fahmi merasakan kesedihan mendalam karena tidak bisa bertemu anaknya, Afnan, saat Lebaran.
- Rabu, 25 Maret 2026 - 14:31 WIB
WowKeren - Insanul Fahmi, seorang pengusaha muda, tidak dapat menahan rasa sedihnya saat harus merayakan momen Lebaran tanpa hadirnya sang putra, Afnan. Keadaan ini semakin menyakitkan bagi Insanul ketika ia mendengar kabar bahwa Afnan sering mencari keberadaannya. Situasi ini terjadi di tengah proses perceraian antara Insanul dan istrinya, Wardatina Mawa, yang telah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Dalam sebuah wawancara, Insanul mengungkapkan, "Iya lah, pasti sedih sih. Maksudnya kan momennya Lebaran. Terus itu aku juga dapat beberapa info orang-orang pas Afnan ditanyain 'Abati mana?', si Afnan juga cuma murung." Pengusaha berusia 26 tahun ini juga mengaku bahwa ia merasa lelah dengan konflik yang terus terjadi dalam rumah tangganya dengan Wardatina Mawa, dan merasa bahwa semua usaha yang dilakukannya tidak dihargai.
"Aku kemarin oke lah memperjuangkan ini, cuma lama-lama capek juga gitu kan. Kok lama-lama kayak nggak dihargain juga lagi. Apalagi aku juga kan bawa harga diri keluarga juga kan di sini," ungkap Insanul, mengekspresikan rasa frustrasinya terhadap situasi yang dihadapinya. Meskipun demikian, ia berusaha untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, memilih untuk mengikuti arus yang ada.
Dalam pernyataannya, Insanul menegaskan, "Abang kurang paham juga itu, kurang paham juga. Jadi ya Abang udah capek ya Bang ya, kayak ya udahlah aku ngikuti arus aja." Sementara itu, Wardatina Mawa sebelumnya menyatakan niatnya untuk memberikan akses kepada Insanul untuk bertemu dengan Afnan, terutama saat perayaan Idul Fitri. Mawa menekankan pentingnya kebahagiaan sang putra meskipun situasi keluarga mereka tidak utuh.
"Pasti momen bahagia itu ada, kita usahakan walau keluarga udah nggak utuh, anak itu tetap kita pastikan bahagia," ujar Mawa dalam sebuah wawancara sebelumnya. Dengan demikian, meski ada ketegangan dalam hubungan mereka, kedua orang tua Afnan berupaya untuk memastikan kebahagiaan anak mereka di tengah situasi yang sulit ini.
(wk/timw)