Clara Shinta resmi menggugat cerai Muhammad Alexander Assad tanpa tuntut harta gana-gini.
- Kamis, 16 April 2026 - 17:05 WIB
WowKeren - Artis Clara Shinta telah resmi menggugat cerai suaminya, Muhammad Alexander Assad, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dalam proses gugatan cerai tersebut, Clara memilih untuk tidak menuntut harta gana-gini, meskipun ia memiliki hak untuk melakukannya.
Saat ditemui di Komnas Perlindungan Anak di Jakarta Timur pada Kamis, 16 April 2026, Clara menjelaskan, "Saya sendiri sih enggak ada kesepakatan, enggak minta harta gana-gini juga karena kami memang ada harta terpisah." Pernyataan ini menunjukkan bahwa Clara ingin menjalani proses perceraian dengan cara yang damai tanpa melibatkan masalah finansial.
Clara Shinta menegaskan bahwa pernikahannya dengan Alexander didasarkan pada cinta, dan ia merasa tidak perlu meminta hak atas harta meskipun sebenarnya ia bisa melakukannya. "Jadi kalau untuk keuangan tuh menurut saya, saya tidak pernah include-kan itu di dalam hubungan saya. Saya tidak mau take benefit apa pun meskipun harusnya saya boleh dapat," ungkapnya. Sikap ini menunjukkan prinsip Clara yang ingin menjaga integritas dalam hubungan yang sudah berakhir.
Alasan utama Clara menggugat cerai adalah kekecewaan yang mendalam setelah melihat video asusila suaminya dengan perempuan lain. Kejadian tersebut membuatnya kehilangan rasa percaya, dan ia merasa tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan pernikahan. "Hilangnya kepercayaan terhadap suami itu juga menjadi salah satu alasan saya untuk berpisah gitu. Karena dilanjutkan lagi juga saya sudah enggak percaya," jelasnya. Keputusan untuk bercerai ini diambil setelah Clara mempertimbangkan semua aspek dari hubungan mereka.
Meskipun sudah mengajukan gugatan cerai, Clara Shinta enggan memberikan detail lebih lanjut mengenai waktu sidang perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Ia hanya memastikan bahwa sidang tersebut akan digelar dalam waktu dekat. Dengan langkah ini, Clara berharap bisa menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cara yang baik dan saling menghormati.
(wk/timw)