Meriam Bellina Soroti Pemikiran Orangtua yang Anggap Anak Sebagai Investasi
Instagram/Meriam Bellina/Instagram
Selebriti

Meriam Bellina mengungkapkan kritik terhadap orangtua yang memandang anak sebagai investasi di masa tua.

WowKeren - Aktris terkenal Meriam Bellina baru-baru ini menyoroti fenomena di kalangan orangtua yang masih menganggap anak-anak mereka sebagai investasi untuk masa depan. Dalam wawancara di program Maia AlElDul tv, ia menyatakan bahwa banyak orangtua yang membiayai pendidikan dan kebutuhan anak dengan harapan agar anak-anak mereka akan merawat mereka saat tua nanti.

"Banyak orangtua melakukan itu (membiayai anak) untuk investasi," ungkap Meriam Bellina. "Orangtua mau diurusin lah tuanya, dan lain-lain," lanjutnya. Hal ini menunjukkan adanya ekspektasi yang besar dari orangtua terhadap anak-anak mereka, seolah mereka diwajibkan untuk membalas semua pengorbanan yang telah dilakukan.

Meriam menekankan bahwa seharusnya kasih sayang orangtua kepada anak tidak diukur dengan harapan untuk mendapatkan sesuatu di masa depan. "Kadang-kadang orangtua yang merasa 'you have to give back,'" kata Meriam, menambahkan bahwa tindakan membesarkan anak seharusnya didasari oleh cinta, bukan tuntutan.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jika di kemudian hari anak memilih untuk merawat orangtua mereka, itu haruslah menjadi keputusan pribadi tanpa adanya paksaan. "Mereka mau mengurus kita disaat kita tua, itu adalah hak mereka," ujarnya. "Tapi tanpa paksaan, 'kalian harus ngurusin orangtua,' itu kan jadi beban, jadi pressure," jelas Meriam.

Menurut Meriam, anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang demokratis dan penuh kasih akan lebih cenderung memahami konsep saling memberi dan menerima. "Aku rasa dibesarkan dalam keluarga yang damai dan keluarga yang demokratis, anak-anak bisa punya pemikiran kayak begitu kok," tuturnya.

Meriam Bellina, yang juga merupakan ibu dari dua anak laki-laki, memilih untuk tidak ikut campur dalam kehidupan maupun pilihan hidup putra-putranya. "I let my children. Soalnya aku punya pemikiran, hidupnya anak-anak, hidupnya anak-anak," ujarnya. Meriam percaya bahwa penting bagi anak untuk belajar dari setiap keputusan yang mereka buat, baik yang benar maupun yang salah.

"Kalau sampai mereka mendapat kesalahan, kekeliruan dalam hidup karena keputusan aku, kayaknya bersalah banget aku," lanjutnya. Ia mengungkapkan bahwa lebih adil jika anak-anaknya dapat mengambil pelajaran dari pilihan mereka sendiri. Jika terjadi kesalahan, mereka dapat belajar dari pengalaman tersebut, dan di situlah peran Meriam sebagai ibu untuk memberikan nasihat dan bimbingan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait