Britney Spears resmi didakwa mengemudi dalam pengaruh alkohol. Sidang akan berlangsung pada 4 Mei.
- Jumat, 01 Mei 2026 - 17:32 WIB
WowKeren - Britney Spears, penyanyi pop terkenal, resmi didakwa atas tuduhan mengemudi di bawah pengaruh alkohol di Ventura County, California. Insiden ini terjadi pada Rabu malam waktu setempat dan menambah panjang daftar masalah yang dihadapi oleh artis berusia 44 tahun ini dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan laporan dari kepolisian, Britney dihentikan oleh pihak California Highway Patrol sekitar pukul 21.30 malam. Setelah menjalani pemeriksaan, ia diborgol dan dijadwalkan didaftarkan ke tahanan pada pukul 03.00 dini hari. Tiga jam setelah itu, Britney dibebaskan dengan status "cite and release," yang berarti ia tidak perlu menjalani penahanan lebih lanjut.
Meskipun pihak Sheriff belum memberikan rincian lengkap mengenai alasan penangkapan, berbagai media melaporkan bahwa dakwaan yang dijatuhkan kepada Britney termasuk dalam kategori misdemeanor atau pelanggaran ringan. Menanggapi insiden ini, juru bicara resmi Britney merilis pernyataan yang mengakui kesalahan sang artis. "Ini adalah insiden malang yang sama sekali tidak bisa dimaafkan," ungkapnya. "Britney akan mengambil langkah-langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan semoga ini bisa menjadi langkah awal menuju perubahan yang sudah lama tertunda dalam hidupnya."
Selanjutnya, pihak keluarga dan orang-orang terdekat Britney dilaporkan tengah menyusun rencana pemulihan untuk menjaga kesejahteraan mentalnya. Setelah penangkapan tersebut, Britney langsung memeriksakan diri ke sebuah fasilitas perawatan. "Semoga dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkannya selama masa sulit ini. Anak-anaknya akan menghabiskan waktu bersamanya," tambah pernyataan tersebut.
Britney dijadwalkan untuk menjalani persidangan di Pengadilan Tinggi Ventura County pada 4 Mei. Sementara itu, kendaraan yang ia gunakan saat insiden berada di tempat penyitaan. Di tengah keramaian berita ini, akun Instagram resmi Britney sempat tidak dapat diakses sejak Kamis pagi waktu setempat, namun kemudian kembali aktif saat berita ini ditulis.
(wk/timw)