Tantri Kotak Ungkap Penipuan Miliaran oleh Orang Terdekat
Instagram/Tantri Syalindri/Instagram
Selebriti

Tantri Syalindri mengungkapkan kekecewaannya setelah jadi korban penipuan orang terdekat.

WowKeren - Kabar mengejutkan datang dari Tantri Syalindri, vokalis band Kotak, yang baru saja mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban penipuan yang melibatkan orang terdekatnya sendiri. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Tantri berbagi momen menyedihkan yang harus dilaluinya dalam dua hari terakhir.

Dalam serangkaian unggahan di Instagram Story, Tantri terlihat sangat kecewa dan sedih. Ia menyebutkan bahwa waktu dua hari yang seharusnya dihabiskan untuk berlibur bersama keluarga justru berubah menjadi momen pahit. "2 hari ini berat banget dijalani, perubahan perasaan yang teramat cepat! Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa-ketawa, liat WAG (WhatsApp Group) tiba-tiba dengar kabar ngga baik. Langsung drop banget, hilang nafsu makan," tulisnya.


Dalam unggahan berikutnya, Tantri memposting foto identitas terduga pelaku penipuan yang berinisial PN alias Poppy Nupitasari. Tantri menjelaskan bahwa Poppy telah menghilang selama 3x24 jam dan memutus semua akses komunikasi. "Aku masih harus post muka kamu mih, karena udah 3x24 jam kamu menghilang membawa uang miliaran, dimana itu uang para korban. Aku bingung mau cari kamu lewat jalur apa," ungkapnya dengan nada putus asa.

Tantri yang juga merupakan istri dari Arda Naff sangat menyayangkan tindakan pelaku yang tega menipu banyak orang. Uang yang dibawa kabur oleh Poppy bukan hanya miliknya, melainkan mencakup hak banyak orang, termasuk tabungan anak-anak dan biaya pengobatan pasien kanker. Tantri menegaskan bahwa dirinya bukan satu-satunya korban. "Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang ditotal-total hampir Rp10 M," tegasnya.

Meskipun telah mengunggah informasi pelaku di media sosial, Tantri tetap berusaha mencari keberadaan Poppy Nupitasari secara kekeluargaan. Ia menyatakan bahwa ia masih memberikan kesempatan kepada pelaku untuk menunjukkan itikad baik sebelum memutuskan untuk melapor ke polisi. "Sebenarnya bisa aja aku LP (laporan polisi), tapi aku masih usaha menunggu itikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua," tuturnya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait