"Kau Mulai Mendua", sebuah lagu yang dibawakan oleh Gamma1, mengisahkan tentang luka hati yang dirasakan akibat pengkhianatan pasangan. Lirik lagu ini menggambarkan perasaan sakit dan kekecewaan yang dirasakan seseorang ketika orang yang dicintainya mulai mendua setelah sekian lama hidup bersama dalam kebahagiaan. Lagu ini mengeksplorasi tema pengkhianatan, janji yang dilanggar, dan kesedihan mendalam akibat cinta yang berubah menjadi kekecewaan.
Kau Mulai Mendua Lyrics
Gamma1
Kau sanggup untuk selami samudera
Kau mampu bawa berjuta permata
Di saat cinta belum kau raih dan punya
Kau bawakan ia bulan dan bintang
Kau buatkan ia rumah yang megah
Beratapkan janji dan berdindingkan kasih sayang
Kau tersenyum berbaur air mata, begitu bahagia
Tampak yakin dari tatapan mata cinta untuk selamanya
Bertahun kini hidup bersama, berdua bahagia dalam cinta
Namun engkau kini mulai bisa mendua
Sayangmu kini mulai berubah, janjimu kini telah terlupa
Dan ia hanya berteman air mata
Kau tersenyum berbaur air mata, begitu bahagia
Tampak yakin dari tatapan mata cinta untuk selamanya
Bertahun kini hidup bersama, berdua bahagia dalam cinta
Namun engkau kini mulai bisa mendua
Sayangmu kini mulai berubah, janjimu kini telah terlupa
Dan ia hanya berteman air mata
Bertahun kini hidup bersama, berdua bahagia dalam cinta
Namun engkau kini mulai bisa mendua
Kau mulai mendua, kau mulai mendua
Kau mulai mendua, kau mulai mendua
Kau mampu bawa berjuta permata
Di saat cinta belum kau raih dan punya
Kau bawakan ia bulan dan bintang
Kau buatkan ia rumah yang megah
Beratapkan janji dan berdindingkan kasih sayang
Kau tersenyum berbaur air mata, begitu bahagia
Tampak yakin dari tatapan mata cinta untuk selamanya
Bertahun kini hidup bersama, berdua bahagia dalam cinta
Namun engkau kini mulai bisa mendua
Sayangmu kini mulai berubah, janjimu kini telah terlupa
Dan ia hanya berteman air mata
Kau tersenyum berbaur air mata, begitu bahagia
Tampak yakin dari tatapan mata cinta untuk selamanya
Bertahun kini hidup bersama, berdua bahagia dalam cinta
Namun engkau kini mulai bisa mendua
Sayangmu kini mulai berubah, janjimu kini telah terlupa
Dan ia hanya berteman air mata
Bertahun kini hidup bersama, berdua bahagia dalam cinta
Namun engkau kini mulai bisa mendua
Kau mulai mendua, kau mulai mendua
Kau mulai mendua, kau mulai mendua
