Dalam unjuk rasa di Portland, Maine, 20 September, GaGa juga menuntut dipulangkannya prajurit Amerika Serikat yang membenci prajurit gay.
- Tim WowKeren
- Selasa, 21 September 2010 - 14:13 WIB
WowKeren - Lady GaGa nampaknya benar-benar serius terhadap niatnya menentang kebijakan militer Amerika Serikat "Don't Ask, Don't Tell". Hal ini terlihat saat GaGa hadir dalam unjuk rasa dan long march yang digelar organisasi Servicemembers Legal Defense Network (SLDN) di Portland, Maine, Amerika Serikat, Senin 20 September. Dalam unjuk rasa tersebut, GaGa yang berkostum ala politikus naik ke atas panggung dan memberikan orasinya, sebagaimana dilansir dari ContactMusic.
"Saya berada disini karena Undang-Undang 'Don't Ask, Don't Tell' adalah sebuah kesalahan. Undang-Undang itu sangat tidak adil," tutur GaGa berapi-api. "Tidakkah sepertinya kita telah salah menghukum prajurit? Tidakkah menurut anda kita seharusnya memulangkan para prajurit yang membenci dan berburuk sangka pada prajurit gay."
Ditambahkan oleh GaGa, kehadirannya dalam aksi unjuk rasa tersebut diilhami oleh sosok prajurit terutama yang menjadi korban dari UU "Don't Ask, Don't Tell" itu. "Hari ini, ada sosok pahlawan hebat yang kisahnya begitu kuat dari pada semua cerita yang pernah saya ungkapkan, daripada segala perjuangan yang pernah saya perjuangkan atau semua lagu yang bisa saya jual. Saya berada disini karena mereka mengilhami saya. Saya ada disini karena saya percaya pada mereka.
Berikut ini video orasi saat Lady GaGa hadir dalam unjuk rasa di Portland:
(wk/)