GaGa anggap kabar miring itu sebagai pernyataan paling konyol yang diungkapkan oleh seseorang tentang dirinya.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 Juli 2011 - 11:10 WIB
WowKeren - Perjalanan Lady GaGa untuk meraih kesuksesan di industri musik tidak semulus yang dibayangkan. Banyak sekali tantangan yang harus ia hadapi. Selain masalah dugaan penggelapan uang hasil penjualan gelang "We Pray For Japan", GaGa juga dituduh telah mendompleng komunitas gay untuk memperdagangkan albumnya agar laris di pasaran.
Mendengar hal itu pelantun "The Edge of Glory" ini membantah tuduhan tersebut dengan tegas. Ia menolak jika disebut-sebut telah mengeksploitasi para penggemarnya yang tergabung dalam komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender) untuk meningkatkan jumlah penjualan album rekamannya.
"Kabar bahwa aku telah menggunakan komusitas gay untuk menjual album rekaman adalah salah satu pernyataan yang paling konyol dari seseorang tentang diriku," ujar GaGa saat diwawancarai oleh The Advocate. "Selain penggemar, kecintaan pada musik dan kesehatan keluargaku, yang terpenting dalam keseharian hidupku adalah keadilan sosial dan persamaan hak."
Penyanyi 25 tahun asal New York ini mengaku sangat tulus menjalin hubungan kekerabatan dengan para penggemarnya yang berasal dari komunitas gay. Bagi GaGa, mereka sudah menjadi bagian dari perjuangannya dalam menciptakan karya musik.
"Kecintaanku pada mereka sangat tulus," tutur GaGa. "Murninya kasih sayang dari mereka telah mendukungku sejak awal dan aku juga merasakan perjuangannya. Aku merasa menjadi bagian dari perjuangan mereka."
(wk/)