Johnny Depp Buat Marah Grup Advokasi RAINN Karena Bandingkan Sesi Pemotretan dengan Perkosaan
Selebriti

RAINN merasa kalau dipotret sama sekali tak bisa dibandingkan dengan saat seseorang diperkosa dan Johnny perlu dididik tentang pengalaman nyata yang dihadapi korban perkosaan.

WowKeren - Johnny Depp menuai kemarahan dari grup advokasi anti kekerasan seksual, Rape And Incest National Network (RAINN), gara-gara ucapannya di majalah Vanity Fair edisi November. Saat itu, Johnny merasa kalau menjalani sesi pemotretan membuatnya merasa seperti diperkosa. Tentu saja ini dianggap pelecehan bagi RAINN.

"Meski terkesan mengganggu, dipotret sama sekali tak bisa dibandingkan dengan saat seseorang diperkosa, sebuah kejahatan yang mempengaruhi warga negara Amerika setiap dua menit," kata juru bicara RAINN, Katherine Hull, Selasa, 4 Oktober. "RAINN membuka kesempatan untuk berbicara dengan Tuan Depp dan mendidiknya tentang pengalaman hidup yang nyata yang dihadapi korban perkosaan setiap hari dan ini bisa jadi kerjasama Johnny dan RAINN untuk memberikan bantuan."

Johnny membandingkan aktivitasnya dalam sesi pemotretan itu untuk mengungkapkan kekesalannya karena ia sebenarnya benci difoto. Aktor film "Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides" ini merasa menjadi obyek kamera adalah hal yang bodoh.

"Terkadang aku merasa seperti diperkosa. Diperkosa," kata Johnny. "Ini terasa sangat aneh, teman. Kapanpun aku menjalani pemotretan atau sesuatu semacamnya, aku merasa sangat tolol. Ini hal yang bodoh."

RAINN bukan pertama kalinya memprotes seorang selebriti karena komentar mereka. Tahun lalu, Kristen Stewart membuat perbandingan yang sama dengan menyatakan kalau difoto paparazzi membuat ia merasa diperkosa. Tak lama setelah itu, Kristen meminta maaf atas pemilihan kata-katanya tersebut.


"Aku membuat kesalahan yang hebat tentu saja," ujar Kristen. "Dan aku minta maaf atas pilihan kata-kataku. "'Merasa diganggu' mungkin lebih tepat menggambarkan pemikiranku itu."

Sementara itu, Johnny sendiri memang dikenal sering melontarkan kalimat nyleneh. 2003 lalu, Johnny pernah mengatakan kalau negara asalnya, Amerika Serikat, itu bodoh.

"Amerika itu bodoh, seperti anak anjing bodoh yang punya gigi besar," kata Johnny pada majalah Jerman, Stern. "Anak anjing yang bisa menggigit dan melukaimu, agresif."

*UPDATE, 6 Oktober 16:22 Setelah dikritik grup advokasi RAINN, akhirnya Johnny Depp secara resmi menyatakan permintaan maafnya. Johnny menyatakan bahwa kata-kata tersebut tak seharusnya ia ucapkan meski itu merupakan suatu ungkapan untuk memberitahukan tentang perasaannya.

"Aku benar-benar menyesal karena menyinggung siapa pun dengan cara apapun. Aku tidak pernah bermaksud untuk (melakukan hal itu). Itu adalah pilihan kata-kata yang buruk dalam upaya menjelaskan perasaanku," demikian isi permohonan maaf aktor 48 tahun itu. "Aku mengerti tidak ada perbandingan dan aku sangat menyesal. Dalam upaya untuk mengoreksi kurangnya penilaianku, terimalah permintaan maafku yang tulus."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait