Menurut Priyo Budi Santoso selaku Wakil Ketua DPR RI, tidak ada yang salah dengan pelaksanaan konser Lady GaGa di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 Mei 2012 - 08:12 WIB
WowKeren - Didampingi kuasa hukum Minola Sebayang, promotor konser Lady GaGa mendatangi gedung DPR RI dan menemui Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, Senin (21/5) malam. Di hadapan politisi Partai Golkar ini, Minola meluruskan pemberitaan yang menyebutkan bahwa Big Daddy selaku penyelenggara konser Mother Monsters belum mengantongi ijin polisi.
"Ini yang ingin kami luruskan. Surat ijin sudah diberikan pihak kepolisian, makanya klien kami mulai menjual tiket," ujarnya sambil menunjukkan surat ijin dari kepolisian No.SI/Yanmin/235/III/2012/Datro tanggal 8 Maret 2012. "Jadi salah kalau kami melakukan penjualan tiket tanpa kepastian konser ini dapat ijin keamanan dari kepolisian."
Usai menuai kontroversi pun, pihak Big Daddy mengaku telah melayangkan surat susulan ke Kepolisian yang isinya siap mentaati peraturan sesuai dengan budaya ketimuran Indonesia.
"Kami pastikan bahwa penampilan atau konser nanti tidak akan menyalahi aturan dan tata karma budaya ketimuran. Kami sudah komunikasikan dengan manajemen Lady GaGa dan itu bisa diterima," jelas Minola.
Menanggapi kontroversi seputar konser yang bakal digelar pada 3 Juni mendatang, Priyo sangat menyayangkannya. Ia menganggap konser Lady GaGa tak perlu dipermasalahkan.
"Kita bangsa yang majemuk. Kesannya sekarang, ada kampanye yang tidak baik yang mencederai demokrasi terutama nilai-nilai toleran," paparnya. "Justru saat ini adalah saat yang baik di mana nilai-nilai Pancasila kita ditantang dan diuji. Tidak ada yang perlu dipermasalahkan dengan konser ini."
Meskipun demikian, Priyo berharap agar pihak promotor tidak mengindahkan aturan atau budaya yang ada ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Adanya penolakan dari kelompok-kelompok tertentu, bisa diambil sisi positifnya. "Kalau semua itu dijalani, saya yakin kepolisian bisa mempertimbangkan kembali. Saya yakin polisi bisa berpikir arif dan jernih," tutup Prio.
(wk/)