Promotor konser NKOTBSB, Berlian Entertainment, siap menempuh jalur hukum terkait tudingan sebagai pihak yang mendalangi rencana boikot konser GaGa.
- Tim WowKeren
- Kamis, 24 Mei 2012 - 09:43 WIB
WowKeren - Berlian Entertainment tak terima ketika mendengar tudingan pihaknya berniat menjegal konser Lady GaGa di Jakarta, 3 Juni mendatang. Sejauh ini, promotor yang pernah mendatangkan Justin Bieber itu berniat menyelidiki dalang penyebar rumor tak sedap via Twitter tersebut.
"Dia kan menggunakan medium Twitter yang kita tahu namanya juga tidak ada kan, anonim," tegas Marcel Permadhi, Account Director Berlian Entertainment, di Epicentrum, Kuningan, Rabu (23/5) malam. "Saya juga mencari tahu dari media TV yang telah memprovokasi ini siapa. Kita akan menempuh jalur hukum pastinya."
Ditegaskan Marcel, Berlian Entertaiment tak ada sangkut pautnya dengan rencana boikot konser GaGa. Selain tak ikut saat bidding, Berlian juga sudah punya jadwal mendatangkan NKOTBSB (gabungan New Kids On The Block dan Backstreet Boys).
"Saya memberikan statement bahwa kita tidak ada hubungannya dengan Lady GaGa. Bisa dicek juga di manajemen Lady GaGa, kita tidak pernah ikut bidding Lady GaGa," ujar Marcel. "1 Juni sudah ada NKOTBSB jadi menurut saya untuk adakan event 3 Juni tidak mungkin. Kapasitasnya juga tidak mampu."
Masih tentang GaGa, sampai saat ini sejumlah ormas Islam seperti FPI, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Serikat Islam, Hidayatullah dan Tim Pembela Muslim (TPM) bersiap untuk menggelar unjuk rasa jika penyanyi asal New York itu tetap konser. Mereka meragukan jaminan promotor kalau GaGa nantinya akan bersedia untuk berbusana sopan dan tidak membawakan lagu yang menyinggung agama tertentu.
"Sekarang kita bicara fakta. Di Filipina, ketika ia di sana, promotor bersepakat lagu atau syair yang dibawakan tidak boleh menyinggung saudara-saudara Katolik yang di sana, tidak akan membawakan lagu 'Judas', kemudian dari segi pakaian akan diatur sesuai dengan budaya mereka, tapi apa yang terjadi, semuanya dilanggar," kata Ketua Umum HTI, Muhammad Rahmat Kurnia, usai pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya, Rabu (23/5). "Malahan Lady GaGa mengatakan, 'Aku bukan budak pemerintah Filipina'. Artinya kalau ini dilakukan di Indonesia aku percaya dia akan melakukan hal yang serupa."
(wk/)