Ustadz Solmed Tak Terima Dituduh Matre dan Pasang Tarif Tinggi untuk Dakwah
Selebriti

Solmed memberikan bantahan setelah media lokal Hong Kong memberitakan kalau ia mengecewakan para jemaah dan EO setempat karena batal berdakwah, Juni lalu.

WowKeren - Sesudah Lebaran, Ustadz Solmed malah diterpa masalah. Ia dirumorkan pasang tarif tinggi untuk berdakwah dan dituding materialistis alias matre.

Menanggapi hal itu, ustadz berusia 30 tahun tersebut langsung membantah tegas. Justru menurut Solmed, pihak EO di sana-lah yang memasang tarif untuk pengunjung yang akan hadir di tausiahnya.

"Saya mau ceramah asalkan jemaahnya tidak diminta bayaran," tegas Solmed di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten, Senin (12/8). "Anda enggak usah bayar saya, saya akan dakwah. Tapi, mereka enggak mau karena itu bisnis mereka. Saya nggak mau, saya batalin."

"Kalau mau dakwah, jangan meminta jemaah membayar. Bayarannya enggak tanggung-tanggung, Rp 70 ribu satu tiket," lanjut ayah satu anak itu. "Anda bayangkan, kita dakwah ikhlas, tahu-tahu sampai di lokasi, itu jamaah disuruh bayar, saya hitung-hitung itu bisa sampai dapat Rp 150 juta rupiah."


Karena tidak jadi berdakwah, Solmed malah kena tudingan miring. Namun suami April Jasmine itu bersikap tenang menghadapi masalah tersebut.

"Memang sudah saya cancel. Cancel sama membatalkan sepihak itu beda," tutur Solmed. "Membatalkan sepihak itu kalau semua sudah ditandatangani lalu dibatalkan. Ini kita masih musyawarah, nggak ketemu titik ketemunya."

Masalah yang dialami Solmed ini terungkap setelah media lokal setempat memberitakan dengan judul "Tarif Ustad Dipasang, EO Hongkong Meradang", 23 Juni lalu. Saat itu, ia dijadwalkan berdakwah di lapangan Victoria. Oleh media lokal itu, diberitakan kalau sekelompok jamaah bernama Thariqul Jannah merasa kecewa karena Solmed mendadak minta kenaikan honor dari Rp 6 juta menjadi Rp 10 juta.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait