Hal ini diungkapkan langsung oleh Ustadz Novel, sekretaris DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, kepada media.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 Agustus 2013 - 22:07 WIB
WowKeren - Kasus Ustadz Solmed berkaitan dengan pembatalan dakwah di Hongkong terus berlanjut. Sekretaris DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Ustadz H.Novel Bamu'min mengaku Solmed telah melecehkan FPI setelah mereka menyarankannya untuk bertobat dan minta maaf kepada jamaah di Hongkong.
Novel juga mengaku mendapat serangan dari orang yang mendukung Solmed. Melalui orang suruhannya, Solmed justru menilai ustadz Novel iri kepadanya.
"Belum minta maaf. Sering banget kita nasihati dia (Solmed). Bukannya minta maaf, dia malah nyerang kita. Jadinya saling serang gitu, enggak ada, dia minta maaf," kata Novel kepada media. "Kalau ancaman adalah biasa serangan-serangan ada yang mungkin dekat dengan ustadz itu. Ini lagi ribut sama dia, sudah main kata-kataan lah."
"Lewat orangnya dia, yang masih orang FPI, dia mau nelfon saya, minta nomor saya. Dia bilang, 'dai ecek-ecek, murahan, ngiri lo?'. Sudah enggak masalah yang begitu, kita dianggap kecil. Kan dia orang ngetop, dai internasional," sindirnya. "Kita belum sampai ke situ (pelaporan ke polisi), kita lihat saja nanti perkembangannya," pungkasnya.
(wk/)