Mediasi diharapkan bisa digelar di Ditlantas Polda Metro Jaya demi menghindari perdebatan antara Dhani dan keluarga korban kecelakaan maut.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 12 Oktober 2013 - 09:12 WIB
WowKeren - Polisi berharap tak ada perselisihan antara Ahmad Dhani dengan keluarga korban kecelakaan maut yang melibatkan Dul Jaelani. Karena itu, pihak berwajib siap menjadi mediator soal masalah pembagian santunan.
"Nanti agar tidak ada perselisihan (antara Dhani dan Keluarga Korban) akan kita fasilitasi," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, Jumat (11/10). "Tapi memang belum tahu kapan. Nanti kalau ada informasi pasti akan kita sampaikan."
Menurut rencana, mediasi akan dilakukan di Ditlantas Polda Metro Jaya. Untuk tanggal, diperkirakan digelar 17 Oktober.
Awal pekan ini, Vonny selaku janda mendiang korban tewas (Komaruddin) mengajukan protes. Ia mempertanyakan janji Dhani untuk menyantuni selama dua tahun ke depan.
"Sampai saat ini, saya baru menerima uang Rp 7,5 juta saat proses pemakaman suami dan Rp 50 juta untuk biaya yang diberikan pada tanggal 10 September lalu," ujar Vonny. "Tapi saya tidak tahu uang Rp 50 juta ini hitungannya sampai berapa bulan. Di setiap tayangan, Dhani selalu bilang, sudah membiayai korban hingga dua tahun mendatang. Padahal saya tidak merasakan."
"Menurut manajemen, biaya hidup kami dihitung berdasarkan pemasukan almarhum Komarudin selama bekerja. Pemasukan bapak Rp 6-8 juta per bulan. Jadi Dhani ngomong sudah menyantuni selama dua tahun perhitunganya dari mana?" sahut Vonny. "Dan uang pendidikan untuk anak juga belum, kita sebenarnya kan enggak minta. Cuma Dhani yang dari awal bilang akan bertanggung jawab."
(wk/)