Adegan dimana ada seorang pria memakai kalung berlafadz Allah berubah menjadi pasir memancing kemarahan beberapa kalangan yang menganggapnya menghina Islam.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Februari 2014 - 10:19 WIB
WowKeren - Katy Perry menyuguhkan konsep Mesir dalam video musik terbarunya, "Dark Horse", yang dirilis minggu lalu. Namun salah satu adegan dalam video musik berdurasi 3 menit 46 detik ini rupanya memancing kemarahan beberapa kalangan yang menganggapnya menghina Islam.
Adegan yang dimaksud ini terjadi di sekitar menit ke 1:15. Saat itu Katy menolak seorang pria yang memakai kalung berlafadz Allah. Ia kemudian menyihir pria sekaligus kalung tersebut berubah menjadi pasir.
Seorang pria bernama Shazad Iqbal dari Bradford, Inggris, bahkan membuat petisi yang meminta YouTube menghapus video musik "Dark Horse". Petisi ini telah ditandatangani oleh lebih dari 27 ribu orang dan masih membutuhkan sekitar 7 ribu suara lagi.
"Aku sangat mencintai Tuhanku dan sakit hati dengan video ini. Seharusnya tidak boleh ada yang kecewa saat melihat sesuatu yang ditujukan sebagai hiburan," komentar seorang pemberi suara. "Hal ini tidak bisa ditoleransi. Semoga para artis tidak menghina agama lain untuk mendongkrak popularitasnya."
Sebelumnya, Katy sempat dianggap menghina budaya Jepang saat menggunakan konsep geisha di American Music Awards, November 2013. Saat itu Lady GaGa membelanya dan mengatakan orang-orang terlalu sensitif.
Penata busana Katy juga membantah mereka bermaksud menghina. Ia dan Katy justru sangat menyukai budaya Jepang dan ingin membagikan kecintaan mereka pada para penonton.
(wk/)