Penghitungan klik view di YouTube kini tidak dihitung lagi oleh 'Inkigayo' untuk MV yang dilabeli rating 19 tahun ke atas.
- Tim WowKeren
- Senin, 11 Agustus 2014 - 15:35 WIB
WowKeren - Maraknya video musik lagu-lagu K-Pop yang kelewat seksi tampaknya benar-benar meresahkan industri musik di sana. Acara musik mingguan SBS, "Inkigayo", kini ikut bereaksi dengan membuat peraturan baru. Mereka tidak lagi memasukkan video musik yang dilabeli rating 19+ (dewasa) dalam chart.
Produser "Inkigayo" mengumumkan bahwa MV lagu untuk usia 19 tahun ke atas tidak dapat lagi masuk penghitungan skor dari jumlah view video. Sehingga klik dari YouTube hanya akan dimasukkan ranking bila ratingnya untuk 15 tahun ke atas. Hal ini sejalan dengan segmen "Inkigayo" yang ditujukan untuk usia penonton 15 tahun ke atas.
Alhasil peraturan baru ini akan langsung berpengaruh pada penyanyi yang sedang promosi comeback menggunakan konsep seksi. Korban pertamanya adalah MV "Red" milik HyunA 4Minute yang baru saja dilabeli untuk 19 tahun ke atas. Sehingga "Red" tidak akan dihitung "Inkigayo" meski sekarang sudah di-klik 6 juta kali di YouTube.
"Inkigayo" memang memasukkan hasil click view dari MV yang dirilis di akun YouTube resmi sebagai perhitungan dari kategori SNS. Langkah "Inkigayo" ini menyusul "Music Core" yang melarang penyanyi tampil lip sync untuk meningkatkan kualitas musik Korea terutama dari para idol. Sementara itu para netter menyambut keputusan "Inkigayo" ini dengan pro kontra.
"Kurasa ini peraturan yang aneh karena MV dewasa juga menjadi bagian dari keberagaman musik," tulis seorang netter. "Aku setuju-setuju saja karena kurasa idol-idol sudah saatnya berhenti memakai konsep seksi untuk menarik perhatian," tulis netter lain. "Masalahnya regulasi pemberian rating 19+ saja juga belum jelas, jadi aku tidak bisa menerima ini."
(wk/)