Taylor menuntut penyiar radio Robert Mueller atas tuduhan pelecehan seksual.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Oktober 2015 - 15:44 WIB
WowKeren - Bulan lalu, mantan penyiar radio Colorado Robert "Jackson" Mueller terlibat masalah hukum dengan Taylor Swift. Jackson memperkarakan Taylor atas "tuduhan palsu" dimana pelantun "Wildest Dream" itu menuduh Jackson meremas pantatnya pada acara meet and greet 2013 lalu.
September lalu, Jackson menuntut Taylor karena akibat tuduhannya itu, Jackson kehilangan pekerjaan di acara "Ryno and Jackson" 2 hari setelah meet and greet digelar. Gara-gara hal ini, Jakson kehilangan bayaran sebanyak USD 150 ribu atau sekitar Rp 2 miliar.
Kini, Taylor menuntut balik Jackson atas tuduhan pelecehan seksual. Penyanyi kelahiran 1989 itu sudah mendaftarkan tuntutannya di Pengadilan Distrik Colorado, Amerika Serikat.
"Saat acara meet and greet dengan Ms. Swift, Mueller sengaja memasukkan tangan ke balik roknya dan menyentuh bagian pribadi dengan cara yang tidak sopan dan tanpa seijin Ms. Swift," demikian isi tuntutan Taylor. "Mueller tidak hanya menggesekkan tanggannya saat berfoto, tapi juga membuka rok dan meremas pantatnya."
Taylor ingin tuntutan baliknya ini dijadikan contoh bagi perempuan lainnya yang juga mengalami pelecehan seksual. Nantinya, hasil tuntutan yang didapat sahabat Selena Gomez itu akan disumbangkan kepada organisasi perlindungan wanita terhadap aksi pelecehan seksual.
(wk/)