Jumlah nafkah ini diakui terus diberikan dalam beberapa tahun untuk Mario kecil. Lantas apa yang membuat Mario menghentikan nafkah untuk 'anaknya' ini?
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 Oktober 2016 - 07:40 WIB
WowKeren - Mario Teguh akhirnya buka suara setelah disebut menghilang beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, motivator yang dikenal dengan jargon "Salam Super" itu menyangkal dugaan penelantaran anak terhadap Ario Kiswinar Teguh.
Mario mengaku dirinya selalu memberikan nafkah kepada Kiswinar dan Aryani Soenarto. Saat itu, Mario yang masih tinggal di kontrakan dan hanya mampu memberikan nafkah Rp 2 juta untuk keluarga kecilnya.
"Saya tahu jumlah yang saya sebutkan mungkin tidak besar bagi keluarga," ujarnya saat ditemui WowKeren, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/10). "Tapi Ibu Aryani dan Ario masih kecil. Saya masih tinggal di kontrakan kecil, saya waktu itu mengirimkan Rp 2 juta."
Nafkah ini diakui Mario Teguh diberikan selama bertahun-tahun. Sampai akhirnya pihak Kiswinar memintanya untuk menghentikan pengiriman uang itu lantaran jumlah yang kecil. Hal ini membuat motivator berusia 60 tahun itu sakit hati.
"Nafkah itu berlangsung beberapa tahun," imbuhnya. "Sampai suatu ketika saya diberitahu tidak usah mengirim lagi dengan kalimat melukai hati tentang jumlahnya (Rp 2 juta). Dan diulangi lagi bahwa Ario bukan anak saya."
Mario menambahkan bahwa saat itu Ibu Aryani sudah menikah lagi. "Dan satu lagi, beliau saat itu sudah menikah lagi. Bagaimana saya tetap mengganggu? Tidak patut lagi bagi saya. Jadi tidak mungkin saya istilahnya sudah disangkal sebagai ayah, ditolak dan dimarahi untuk terus (menafkahi)," tegasnya.
(wk/)