Seperti apakah bentuk kalung tanda cinta Drake yang diberikan pada Jennifer Lopez?
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 Januari 2017 - 13:06 WIB
WowKeren - Drake memang paling tahu bagaimana cara menyenangkan hati kekasihnya. Tidak cukup menghabiskan waktu bersama, Drake dikabarkan juga membelikan sebuah kalung berlian untuk Jennifer Lopez.
Mengutip Mirror UK, pelantun "Hotline Bling" ini memberikan kalung terbuat dari platinum mewah untuk kado Tahun Baru bagi JLo. Berbentuk buah pir, kalung berlian 16 karat itu didesain oleh Tiffany Victoria. Harganya ditaksir sekitar USD 100 ribu atau setara dengan Rp 1,3 miliar.
Hubungan kedua musisi ini nampaknya makin serius setelah mereka kepergok berciuman di sebuah pesta di Las Vegas pada bulan lalu. Dalam cuplikan video yang beredar di media sosial, JLo terlihat berdansa bersama mantan kekasih Rihanna itu sebelum akhirnya mereka berbagi ciuman mesra.
Menurut seorang sumber, JLo sangat tergila-gila pada rapper berusia 30 tahun itu. "Jen sangat menantikan tahun baru dengan bersemangat. Ia terus pergi bersama Drake, dan Drake pernah mengunjungi rumahnya. Ia selalu mengatakan hal-hal yang baik tentang Drake," kata sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya itu.
Keduanya juga sedang terlibat dalam sebuah proyek musik bersama. Namun, perhatian yang diberikan oleh Drake rupanya telah meluluhkan hati sang pelantun "Booty" ini.
"Mereka sedang mengerjakan musik bersama namun mereka terlihat jelas sangat menikmati kebersamaannya," sambungnya seperti dilansir Mirror. "Jen suka dengan perhatian yang diberikan Drake dan ia terlihat sangat bahagia menghabiskan waktu bersamanya. Drake memperlakukan Jen dengan penuh rasa hormat. Jen nampak sangat jatuh hati."
Sayangnya, kedekatan mereka itu memberikan dampak buruk pada persahabatan JLo dengan Rihanna. Beberapa waktu lalu, pelantun "Work" ini kedapatan mendepak keluar JLo dari akun Instagramnya. "Orang-orang di sekitar Rihanna bilang kalau ia sangat tidak senang dengan itu semua. Yang membuatnya lebih terkejut, Jen adalah salah satu temannya di industri musik," ungkap sumber lainnya.
(wk/)