Ingin Ledakan Gedung Putih, Lagu Madonna Diboikot Stasiun Radio Texas
Musik

Inilah alasan semua lagu Madonna dilarang diputar di stasiun radio Texas.

WowKeren - Madonna mengeluarkan pidato kontroversial ketika ikut dalam unjuk rasa menentang Presiden Donald Trump di Washington DC pada Sabtu (21/1) kemarin. Penyanyi yang dijuluki diva di industri musik pop dunia itu meluapkan kemarahannya atas terpilihnya Trump sebagai penguasa Gedung Putih.

"Ya, aku marah, kesal, sering berpikir buruk untuk meledakkan Gedung Putih," ujarnya waktu itu. "Tetapi, aku tahu ini tak akan mengubah segalanya, kita tak boleh hancur berkeping-keping."

Alih-alih membangkitkan semangat peserta aksi anti Donald Trump, karier Madonna malah terkena imbasnya. Berdasarkan laporan terbaru Billboard, sebuah stasiun radio Texas mengumumkan tidak akan memutar lagu-lagu Madonna dalam waktu yang tak ditentukan.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada Selasa (24/1) lalu, perwakilan dari stasiun HITS 105 mengatakan musik Madonna akan dihapus dari program lokal stasiun tersebut. Tindakan ini diambil bukan karena menyangkut masalah politik, melainkan persoalan patriotisme.


"Itu hanya terasa salah jika kita memainkan Madonna lagu dan membayar royalti ketika artis itu telah menunjukkan sentimen pada Amerika," ujar Terry Thomas selaku general manager HITS 105. Ia pun menyarankan stasiun lain untuk mengikuti jejaknya.

"Jika semua stasiun memainkan lagu Madonna, itu akan mengirim sebuah pesan ekonomi kuat untuk Madonna," imbuhnya. Sementara itu, Nielsen sendiri tidak memonitor HITS 105 sehingga tidak jelas seberapa sering stasiun itu memainkan lagu-lagu Madonna sebelumnya.

Ini sebenarnya bukan pertama kalinya Madonna mendapatkan "pukulan keras" akibat pidatonya itu. Mantan ketua Gedung Putih, Newt Gingrich sempat berpikir untuk memenjarakan penyanyi berusia 58 ini.

Berbicara pada "Fox & Friends" pada hari Senin, 23 Januari, Gingrich membandingkan Madonna dengan pengunjuk rasa yang memecahkan jendela pada Jumat (20/1) lalu selama pelantikan Donald Trump. "Apa yang Anda miliki sekarang ini adalah munculnya fasisme sayap kiri," kata Gingrich. "Ia bagian dari itu, dan aku pikir kami harus siap untuk melindungi diri kita sendiri. Yang benar adalah, ia harus ditangkap."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait