Aktor 'Transformers' Shia LaBeouf Diringkus Polisi Saat Demo Anti Donald Trump
Selebriti

Inilah alasan Shia LaBeouf diringkus polisi saat demo penentang Presiden Donald Trump.

WowKeren - Shia LaBeouf ditangkap oleh kepolisian New York saat unjuk rasa menentang Presiden Donald Trump pada Kamis, (26/1) lalu. Shia diamankan karena membuat kerusuhan ketika demo berlangsung.

Dilansir Mirror UK, penangkapan itu terjadi LaBeouf setelah terlibat perselisihan dengan seorang demonstran. Saksi mata yang berada di lokasi mengatakan, ada pria yang tak dikenal mendekati aktor "Transformers" dan mengatakan, "Hitler tidak bersalah".

Sempat beradu argumen, LaBeouf pun kabarnya menarik syal dan mendorong pria tersebut. Untungnya, tidak ada luka serius yang diakibatkan oleh sikap kasar Shia LaBeouf ini.

Polisi yang melihat kejadian itu langsung membekuk dan memborgolnya. Kejadian itu sempat terekam kamera seorang demonstran yang ada di Museum New York, Amerika Serikat.


Dalam video, LaBeouf ditangkap di depan instalasi seni "He Will Not Divide Us" atau dia (Trump) tidak akan memecah belah kita, yang diciptakannya bersama seniman Nastja Sade Ronkko dan Luke Turner. Saat diborgol, para pendukung aktor itu menyerukan "Shia yang dihukum buat kita. Mereka semua Nazi, dia datang dan berusaha melindungi kita."

Shia LaBeouf menggelar unjuk rasa di lokasi Museum of Moving Image di Astoria, Queens, sejak Jumat (20/1). Aktor kelahiran 1986 ini juga mengatakan telah memasang kamera di luar Museum of Moving Image yang akan aktif sepanjang masa kepemimpinan Trump.

Shia diamankan petugas pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.30 waktu setempat dengan tuduhan penyerangan. Adam Navarro dari Departemen Kepolisian New York City menuturkan, Shia tidak akan dipenjara, namun ia harus datang ke pengadilan pada 4 April mendatang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait