PM Malaysia mengungkap kondisi warga negaranya yang tertahan di Korut.
- Tim WowKeren
- Jumat, 10 Maret 2017 - 07:59 WIB
WowKeren - Ketegangan diplomatik antara Malaysia dan Korea Utara (Korut) masih berlanjut hingga sekarang. Kedua negara itu bahkan saling menahan warga negara untuk keluar dari wilayahnya.
Seperti diketahui, ada 11 warga Malaysia yang tertahan di Korut karena peraturan tersebut. Namun, baru-baru ini dikabarkan jika dua diantaranya telah diperbolehkan meninggalkan negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un tersebut.
Meski begitu, Perdana Menteri, Najib Razak mengatakan jika warga Malaysia tetap aman selama di Korut. Keselamatan mereka dijamin oleh pemerintah setempat.
"Pemerintah Korut memberikan jaminan keselamatan untuk warga Malaysia," ujar PM Najib. "Mereka bebas melakukan aktivitas sehari-hari, meski tidak bisa meninggalkan negara itu."
Sementara itu, hubungan antara Malaysia dan Korut memanas usai peristiwa pembunuhan Kim Jong Nam. Duta besar Korut, Kang Chol sebelumnya sempat menuding jika kasus tersebut merupakan upaya Malaysia dan pihak luar untuk merusak citra Korut di mata dunia.
Tudingan tersebut tak pelak membuat Malaysia meradang. Mereka kemudian mengusir Kang Chol dan menyatakan status diplomat itu sebagai persona non grata.
(wk/)