Jadi Tersangka, Buni Yani Malah Lebih Laris Isi Ceramah Agama
Nasional

Begini pengakuan Buni Yani soal kesibukannya usai ditetapkan sebagai tersangka UU ITE.

WowKeren - Nama Buni Yani sempat menjadi sorotan publik sejak kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mencuat ke publik. Namun kini ia resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sambil menunggu proses sidang, Buni Yani kini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengisi ceramah. Meski tak punya pekerjaan tetap, namun ia membantah jika dirinya telah menghilang dari sorotan publik seperti yang banyak diberitakan di media sosial.

"Saya diundang bukan sekali saja pas Jumat. Biasanya diundang ceramah subuh di Bekasi. Di sekitar rumah. Sudah tidak jadi dosen, saya jadi penceramah. Saya diminta ceramah mengenai dakwah di media sosial. Nanti diminta ceramah Isra Miraj sebentar lagi," kata Buni dilansir dari Liputan 6, Jumat (7/4).


Sejak ditetapkan jadi tersangka, Buni Yani justru mengaku lebih laris. "Jadwal saya bulan ini, di akhir pekan padat. Saya jadi tersangka menjadi lebih laris," ungkapnya. "Background saya bukan ahli agama, saya tidak belajar agama secara khusus tetapi karena saya muslim, tentu saya belajar agama."

Buni Yani mengaku memilih sebagai penceramah agama karena ia harus kreatif untuk bertahan hidup. Pasalnya, setelah polisi mempermasalahkan tindakannya yang mengunggah potongan video Ahok, ia tak lagi menjadi dosen. "Saya sendiri bagaimana caranya untuk bisa hidup, karena sudah tidak kerja, saya harus kreatif," tutupnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!