Inilah tiga tindakan tegas yang diambil Mnet demi melawan voting ilegal.
- Tim WowKeren
- Selasa, 09 Mei 2017 - 10:49 WIB
WowKeren - Popularitas acara "Produce 101" season 2 semakin meningkat usai menayangkan episode eliminasi pertama. Selain itu, "Produce 101" juga menjadi perbincangan hangat sejak beberapa trainee terkena skandal hingga kontroversi.
Acara ini bertujuan menyaring 11 trainee terbaik untuk debut sebagai boy grup. Kesebelas trainee ini akan dipilih berdasarkan poin dari juri dan voting penonton. Sayangnya, hanya penonton dari Korea yang dapat ikut melakukan voting melalui akun CJ ONE. Padahal, "Produce 101" sangat terkenal hingga ke luar negeri dan pilihan penonton Korea sering mengecewakan penggemar di luar negeri.
Hal ini menjadi pemicu penggemar dari luar negeri melakukan jual beli akun di CJ ONE dari situs e-commerce Tiongkok. Mnet menemukan akun-akun ini ikut voting di situs resmi "Produce 101" season 2. Menurut Mnet, ini dianggap sebagai tindakan pembajakan.
"Terhitung ada 2 persen voting dari akun luar. Kita akan memblokir pengguna akun itu dari website. Meski voting itu telah kami singkirkan, tetap tak ada perubahan dalam peringkat trainee di 'Produce 101'," kata pihak Mnet. "Kami ingin akun-akun itu diblokir dari Tiongkok. Tapi kami sadar tak mungkin memblokir semuanya karena mereka melalui berbagai jalur," lanjut Mnet.
Mnet pun mengonfirmasi tiga tindakan tegas yang akan dilakukan. Pertama, memblokir voting dari situs Tiongkok. Kedua, memasang sistem captcha dua lapis di wesbite resmi 'Produce 101'. Ketiga, menambahkan langkah verifikasi diri untuk mencegah akun ilegal dari luar yang ingin masuk situs.
"Kami sadar kejadian ini muncul karena popularitas acara dan trainee. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menjaga voting tetap adil dan aman dari isu-isu selama acara berlangsung," tambah Mnet. Ini menjadi bukti bahwa trainee "Produce 101" sangat dicintai oleh para penggemar dari luar negeri.
(wk/)