Pihak kepolisian harus mempertimbangkan kondisi Novel sebelum melakukan pemeriksaan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Juni 2017 - 07:44 WIB
WowKeren - Penyerangan air keras yang menimpa Novel Baswedan masih menyimpan misteri hingga kini. Apalagi setelah baru-baru ini, penyidik KPK itu mengatakan adanya dugaan keterlibatan jenderal polisi kepada media asing.
Pihak kepolisian langsung bereaksi keras atas pernyataan itu dan akan segera melakukan klarifikasi pada Novel. Bahkan Ketua KPK, Agus Raharjo mengatakan jika dirinya juga akan mendampingi pemeriksaan tersebut.
"Ada langkah klarifikasi ke Novel di Singapura, akan saya dampingi. Mudah-mudahan bisa temukan pelaku kasus ini," ujar Agus.
Sebelumnya, pihak kepolisian sudah akan melakukan klarifikasi, namun Novel tak bisa ditemui. Agus sendiri menjelaskan jika izin untuk pemeriksaan tak hanya ditentukan oleh KPK, tapi juga oleh dokter yang merawat Novel.
Mereka menentukan apakah kondisi Novel memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan. "Dalam beberapa kesempatan, tidak diperiksa pun mempengaruhi recovery mata Novel," jelasnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan jika pihaknya akan mengirimkan tim untuk melakukan pemeriksaan Novel. Meski begitu belum bisa dipastikan kapan lantaran masih mengutamakan kesehatan Novel.
"Kalau memang dia sudah siap di sana, dari kesehatan terutama, nanti tim akan berangkat ke sana. Timing tidak bisa ditentukan kapan," ujarnya. "Kalau fakta hukum, dari Polri siap. Kami akan proses hukum. Kita akan lidik dan terbuka untuk itu."
Seperti diketahui Novel Baswedan diserang menggunakan air keras beberapa waktu lalu di dekat rumahnya. Ia mengalami luka di wajah dan mata hingga harus menjalani pemeriksaan di Singapura.
(wk/)