Benarkah Chester Bennington meninggal bukan lantaran bunuh diri?
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Juli 2017 - 14:28 WIB
WowKeren - Sebuah media online mengklaim bahwa vokalis Linkin Park, Chester Bennington meninggal dunia bukan lantaran bunuh diri melainkan dibunuh. Mesti tak benar, berita tersebut pun telah dibagikan hingga jutaan kali di media sosial.
Mengutip Mirror UK, lebih dari 780 ribu orang membagikan berita palsu yang menyebutkan bahwa kepolisian Los Angeles menyatakan Chester telah dibunuh. Padahal, sebelumnya seorang polisi yang menyelidiki kasus ini telah mengkonfirmasi bahwa kematian Chester karena bunuh diri.
Musisi berusia 41 tahun itu meninggal dunia di kediamannya di Palos Verdes Estates pada Kamis (20/7) pukul 9 pagi waktu setempat. Seorang juru bicara dari pihak kepolisian mengatakan Chester ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di depan pintu kamar tidurnya.
Sedangkan artikel hoax yang dipublikasi oleh situs yournewswire pada 21 Juli, sepertinya terinpirasi oleh konspirasi teori para penggemar. "Polisi melaporkan bahwa orang-orang meyakini bahwa pentolan Linkin Park itu dibunuh dalam keadaan yang sama menakutkan dengan sahabatnya, Chris Cornell," tulis media tersebut. "Detektif sedang menyelidiki apakah Chester Bennington dibunuh dengan lokasi kematian yang dikondisikan seperti sebuah bunuh diri. Mereka mengerahkan sebuah tim investigator di lokasi dan tak mengabaikan adanya dugaan pembunuhan."
Artikel tersebut juga menyertakan seorang sumber dari pihak kepolisian yang tak disebutkan namanya. "Kami pikir, ia dibunuh, kami hanya harus menemukan siapa dalang dari semua itu," kata seorang sumber yang dicantumkan dalam media online itu.
(wk/)