Apa saja keberhasilan kepemimpinan Presiden Jokowi-JK menurut Sekjen PDIP?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:20 WIB
WowKeren - Joko Widodo dan Jusuf Kalla resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI sejak 20 Oktober 2014. Kini, tepat tiga tahun Jokowi dan JK telah menjabat sebagai kepala negara. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pun memberikan apresiasi atas keberhasilan pencapaian pemerintahan Jokowi-JK.
Hasto mengungkapkan bahwa pemerintah Jokowi-JK telah mencapai keberhasilan yang sangat dirasakan oleh rakyat. Hasil tersebut terutama tertuju pada sektor infrastruktur dan perekonomian. Tentu saja hal ini membawa dampak khusus.
"Rakyat semakin merasakan terobosan kebijakan infrastruktur yang mampu merombak struktur perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif," ungkap Hasto, dalam keterangan pers, Jumat (20/10). "Keberhasilan pengendalian harga kebutuhan pokok pada saat lebaran tahun ini menjadi salah satu bukti."
Selain itu, distribusi kebutuhan primer turut semakin lancar dan mengendalikan inflasi. "Keberhasilan pengendalian harga kebutuhan pokok pada saat lebaran tahun ini menjadi salah satu bukti," lanjutnya.
Sementarara itu, partai PDIP sebagai parpol pendukung Jokowi-JK juga turut mengapresiasi model kepemimpinan Presiden Jokowi yang merakyat. Menurut Hasto, model itu sekaligus menjadi benteng paling tangguh dalam menghadapi pemilu 2019.
"Kepemimpinan yang bergerak ke bawah dan menjadikan dialog langsung dengan rakyat sebagai metode genuine yang menampilkan watak kepemimpinan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," lanjut Hasto. "Tingkat pengangguran mencatat paling rendah selama 18 tahun terakhir, yakni 5,3 persen. Ketimpangan untuk menopang kehidupan yang lebih berkeadilan dapat ditekan hingga mencapai 0.393 angka harapan hidup terus meningkat."
Hal ini ditandai dengan jumlah penerima Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Indonesia Sejahtera yang secara masif dibagikan untuk rakyat miskin. Pemerintahan Jokowi-JK pun membuktikan implementasi efektif pembangunan dari pinggiran.
"Demikian halnya alokasi dana desa untuk program padat karya dan sektor-sektor produktif kerakyatan, telah meletakkan dasar-dasar bagi kebangkitan perekonomian desa," tambah Hasto. "Kepemimpinan yang bergerak ke bawah harus diteladani sebagai kuktur kepemimpinan yang harus dijalankan setiap kader partai."
(wk/)