Setelah Shafa, kini kakaknya, Shakilla Astari, ingin bertatap muka dengan Jennifer Dunn. Apa yang akan dilakukan?
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 November 2017 - 20:43 WIB
WowKeren - Tersebarnya berita Shafa melabrak artis Jennifer Dunn ternyata sampai terdengar di telinga kakaknya, Shakilla Astari, yang sedang menempuh studi di Australia. Tahu adiknya melakukan tindakan itu ke Jedun, sapaan akrab Jennifer, Shakilla pun ternyata juga ingin bertatap muka dengan artis yang merebut ayahnya, Faisal Haris, itu.
Hal itu diutarakan langsung oleh Shakilla saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (24/11). Seperti diketahui, saat ini Shakilla sedang pulang ke Jakarta.
"Iya gregetan pengen banget ketemu Jennifer Dunn," ujar Shakilla. "Aku aja bertanya-tanya cari infonya."
Shakilla menceritakan saat awal tahu ibunya diselingkuhi oleh sang ayah karena Jedun, ia langsung naik pitam. Tak hanya itu, Shakilla juga mengaku kecewa dan tak menyangka sang ayah dengan teganya mengkhianati cinta Sarita, ibundanya.
"Aku tau dari bunda. Kesal, kesal banget kecewa dan sedih banget," ucap Shakilla. "Pas pertama tahu masih tanya, apa iya? Karena enggak nyangka."
Meski Shakilla ingin sekali bertemu dengan Jedun, dirinya masih belum tahu apa yang akan dilakukan terhadap artis sinetron itu. Shakilla hanya mengatakan jika dirinya sangat geram dengan Jedun sampai tak tahu harus bersikap apa.
"Aku enggak kepikiran sih (mau ngapain setelah bertemu Jedun)," sambung Shakilla. "Kalo bakal ketemu dia aku enggak tahu sih harus ngapain tapi kalau ketemu yah kesel tau. Enggak ada jawaban harus ngapain."
Saat disinggung mengenai sosok ayahnya, Shakilla menuturkan bahwa Haris adalah panutan hidupnya. Namun, sikap Haris menjadi semakin berubah semenjak diketahui berhubungan dengan Jedun. Akibatnya, Shakilla merasa kehilangan sosok sang ayah dari Haris.
"Ayah selalu menjadi panutan aku. Ayah selalu.. duh sampai enggak bisa ngomong. Enggak nyangka jadinya kayak gini karena dia panutan aku," pungkas Shakilla. "Dulu ayah selalu bilang kalau ada salah aku harus bilang ke ayah. Tapi sekarang opini aku enggak diterima."
(wk/)