Untuk bisa bertemu dengan anak-anaknya, Sandy Tumiwa harus mematuhi poin-poin yang diajukan Tessa, apa saja?
- Tim WowKeren
- Jumat, 16 Maret 2018 - 12:21 WIB
WowKeren - Sandy Tumiwa dan mantan istrinya Tessa Kaunang diketahui terlibat perdebatan sengit masalah hak asuh anak. Sandy merasa bahwa ia dihalang-halangi oleh Tessa tiap kali ingin bertemu dengan anak-anaknya.
Akan tetapi, pertikaian tersebut rupanya sudah menemukan titik terang. Usai menggelar sidang mediasi pada Kamis (8/3) kemarin, keduanya sepakat berdamai.
Meski tak lagi mempermasalahkan hak asuh anak, Sandy masih harus memenuhi beberapa syarat yang diajukan oleh Tessa. Ada beberapa poin yang menjadi syarat Sandy untuk bisa beretemu dengan anaknya.
Pertama, Sandy bisa bertemu dengan anak-anaknya pada hari Senin sampai dengan Jumat. Diketahui sebelumnya Sandy hanya bisa bertemu dengan anaknya pada hari Sabtu. Kedua, semua kegiatan yang dilakukan Sandy dengan anaknya harus sepengetahuan Tessa.
"Poin-poinnya bahwa saya tidak keberatan kalau Sandy mau ketemu sama anak-anak antara Senin sampai Jumat," terang Tessa saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (15/3). "Terus hak asuh anak tetap di saya dan semuanya harus melalui komunikasi yang benar terkait semua yang berhubungan dengan anak."
Ketiga, Tessa meminta Sandy untuk bertemu dengan anaknya di luar rumah Tessa. Keempat, jika ingin mengajak anaknya menginap, semua harus atas persetujuan Tessa.
"Kami juga udah sepakati ketemunya harus di luar rumah untuk Sandy karena kami udah enggak sama-sama. Jadi supaya enggak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Tessa. "Bukan tidak boleh menginap, itu sesuai dengan izin. Kalau anak-anak minta izin dan memungkinkan ya saya izinkan. Kalau tidak, ya jangan memaksa, harus dibicarakan."
Terakhir, masalah durasi bertemu, kuasa hukum Tessa, Irsan Gusfrianto, mengatakan bahwa kliennya tersebut membatasi hanya sampai jam delapan malam. Jika pada hari-hari sekolah, Tessa meminta Sandy untuk memulangkan anaknya lebih awal.
"Jadi gini, terkait jangka waktu ya pasti dibatasi dong," tegas Irsan. "Anak itu paling sampai jam delapan malam, tergantung hari libur. Kalau jam sekolah, di bawah itu, karena kan harus istirahat dan sekolah."
(wk/)