Hannah Al Rasyid dukung penuh petisi yang Ruben Onsu kirimkan ke Presiden dan Menteri Kesehatan.
- Tim WowKeren
- Senin, 09 April 2018 - 10:16 WIB
WowKeren - Presenter ternama tanah air, Ruben Onsu menjadi Duta Cegah Kanker Serviks menggantikan posisi mendiang Julia Perez. Hal tersebut diungkap Ruben ketika Peluncuran Kampanye Publik KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks) pada Agustus 2017 lalu.
Di kesempatan tersebut, Ruben menceritakan pesan Jupe yang meminta dirinya menggantikan posisi mendiang sebagai Duta Cegah Kanker Serviks. "Dia (Jupe) minta, 'Lo wakilin gue, jangan lupa sebut nama gue, ya'. Karena waktu itu dia sedang sakit, saya iyakan apa saja yang keluar dari mulut dia," ungkap Ruben kala itu.
Ruben juga menggagas petisi cegah kanker serviks delapan bulan lalu yang ditujukan pada Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan, Nila Moeloek. Dalam petisinya, Ruben meminta agar imunisasi HPV dimasukkan dalam Program Imunisasi Nasional.
"Petisi Koalisi Cegah Kaker Serviks (KICKS) ini perlu didukung," ungkap Hannah Al Rasyid melalui pernyataan tertulisnya, pada Minggu (8/4). "Ruben Onsu meminta Presiden Joko Widodo agar vaksinasi HPV menjadi program imunisasi nasional dan generasi muda dapat terbebas dari kanker serviks. Dukung di change.org/cegahkankerserviks."
Hannah yang terpilih sebagai duta KICKS pun ingin menggunakan perannya dengan baik. Ia membantu mengingatkan publik agar semakin sadar atas bahaya kanker serviks bagi kehidupan.
"This was an important decision for me (Ini adalah keputusan penting untuk saya)," lanjut Hannah. "Saya bisa ikut berperan untuk mengingatkan bahayanya kanker serviks yang dapat berujung kematian."
Tak hanya itu, Hannah juga mengimbau publik agar lebih peduli akan kesehatan mereka. Ia pun meminta para wanita melakukan vaksinasi HPV sesegera mungkin untuk menghindari kemungkinan terkena kanker serviks.
"Kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi HPV," tambah Hannah. "Saya sangat mengimbau teman-teman perempuan untuk melakukan ini sebelum terlambat. Saya pun baru lakukan vaksinasi pertama saya sebulan yang lalu, masih ada dua lagi ke depannya."
Kepekaan Hannah dalam isu-isu sosial memang layak diacungi jempol. Belum lama ini, ia angkat bicara soal pelecehan seksual di tempat umum dan menjadi aktivis pada isu perkawinan anak di bawah umur.
(wk/)