Bagaimana jawaban Park Bom mengenai isu yang menyerangnya belakangan ini? Simak di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Kamis, 26 April 2018 - 19:12 WIB
WowKeren - Belakangan ini ramai kembali mengenai kasus obat-obatan terlarang oleh Park Bom. Tak hanya menggunakan obat-obatan ilegal, mantan member 2NE1 ini juga dibilang memalsukan umur menurut program MBC "PD Note".
Jadi trending topik dan menerima kritikan dari banyak pihak akhirnya membuat Park Bom buka suara. Lewat wawancara dengan Sports Kyunghyang, Park Bom mengulas mengenai isu yang dihadapkan padanya.
"Kerabat menghubungiku, jadi aku menonton 'PD Note' dengan orangtuaku. Mereka udah kebal dengan kata 'obat-obatan' jadi sekarang hanya mengela napas," kata Park Bom. "Sulit melihat orangtuaku seperti itu. Saat berita obat-obatan riils, mereka bertanya 'Kau benar melakuannya?' tapi sekarang hanya bisa menghela napas."
"Kalau aku pakai obat meski cuma sekali, aku tak akan merasa setidak adil ini. Aku tak pernah pakai obat terlarang. Benar aku diperiksa tapi tidak dihukum," imbuhnya. Park Bom lalu menjelaskan mengenai penyakit mental yang ia derita.
"Aku punya penyakit pribadi. Aku harus minum obat sejak SMP dan SMA. itu ADD (Attention Deficit Disorder), yang tak terlalu dikenal di Korea. Edison sang penemu sendiri juga memiliki penyakit ini," tambah Bom. "Nama penyakit belakngan ini mulai dikenal tapi tak ada pengobatan pastinya. Jadi aku pakai pengobatan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Karena bukan cara yang tepat, sulit untuk menahan gangguannya."
"Aku dikenal sebagai penyelundup saat membawa Adderall. di US, itu umum untuk mengobati penyakit seperti yang aku punya," jelasnya. "Ini sesuatu yang terjadi sesaat karena kecerobohanku, tapi aku frustasi saat orang bilang ini 100 persen amfetamin. Boleh disebut obat, tapi apa itu tak bisa kupakai untuk mengobati penyakitku?"
Ia juga menjelaskan mengenai rumor dirinya bukan lahir tahun 1984 melainkan 1979 atau 1980. "Tanya temanku. Aku lahir 1984, aku 34 (usia internasional). Apa masuk akal jika aku lebih tua dari kakak perempuanku?" tutup Bom.
(wk/)