Raffi maupun Ayu semakin banjir hujatan haters semenjak vlog mereka bareng Boy William viral di dunia maya.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 11 Mei 2018 - 08:44 WIB
WowKeren - Ibunda Raffi Ahmad, Amy Qanita, angkat bicara soal putranya yang diteror pihak tak bertanggung jawab. Amy sejauh ini berusaha tenang meski putranya diteror orang.
"Saya juga kurang tahu ancamannya seperti apa, itu kan saya lagi di luar juga jadi ya sudah setelah pulang dari sana udah agak reda," kata Amy. "Jadi, saya enggak terlalu ini (risau) lagi."
Amy tak menampik kalau ia sempat khawatir soal itu. "Pada saat itu agak khawatir juga jadi agak diperketat saja, tapi mudah-mudahan sajalah berdoa," serunya.
Raffi belakangan memang semakin dibanjiri kritikan semenjak vlog bersama Boy William dan Ayu Ting Ting beredar. Dalam vlog tersebut, Raffi sempat ditanya oleh Boy apakah ia akan memilih Ayu atau Nagita Slavina. Walau jawaban Raffi disensor, namun haters yakin kalau ayah satu anak itu memilih Ayu.
Ini membuat haters makin gencar membully Raffi. Mereka bahkan senang jika memang Raffi mendapat ancaman teror pembunuhan. Tak sedikit yang malah mendoakan Raffi mati ketimbang terus menyakiti Nagita dan Rafathar.
"Gpp yang penting bukan gigi sm rafatar.wkwkkw," kata akun wiwien_tian via akun gosip taantee_remmpoongs. "Biarin mati lah...toh jadi laki gak guna..nyakitin hati gigi aja bisanya.biar japok juga Uda gak dapat jatah duit," sindir ratu.mumtaz," seru netter mengomentari wawancara Mama Amy dengan awak media. "Gpp di bunuh, daripada nyakitin Nagita Slavina melulu sama gimmick ny dengan japok," seru fathur_5493.
Sebelumnya bukan Raffi saja yang dapat ancaman pembunuhan. Ayu juga menangis ketika keluarga dan putrinya, Bilqis, disumpahi mati. Ayu bahkan berniat kabur ke luar negeri demi menghindari hujatan haters.
"Kalau lu mau ngatain gue setan, atau apalah gue nggak masalah, tapi kalau udah bawa anak gue, anak gue dikataian apalah, anak gue disumpahin mati lah, keluarga gue disumpahin mati lah," tutur sambil terisak.
"Kamu suka telepon sama aku, suka curhat-curhat, suka ngomong, Ayu pernah ngomong gini, 'Kapan ya Boy, nanti suatu saat gue di Indonesia kalau kariernya sudah berkembang, pengin juga ketenangan, pengin hidup di luar negeri deh Boy, sama Bilqis'. Aku jadi kamu juga, sebagai teman aku ngertiin kamu Yu. Kita cuma satu orang, tapi kenapa satu negara harus ngehujat terus. Kita cuma satu orang," kata Boy.
"Ya itu kan udah risikonya. (Kepikiran tinggal di luar negeri) Iya dong. Semua orang pengin hidup tenang, hidup bahagia, enjoy. Tapi kan aku orangnya enggak pernah menyesali apa pun. Semuanya sudah terjadi, ya sudah, semua kan sudah diatur sama Allah. Kita sebagai manusia cuma ngikutin arahnya gimana," lanjut Ayu. "Kita tetap berusaha aja untuk jadi orang yang lebih baik lagi. Sebagai manusia kan pasti punya kesalahan. Dari kesalahan itu kita bisa belajar, menjadi lebih baik."
(wk/riaw)