Heboh Teror Bom Surabaya, Keluhan Kartika Putri Diintimidasi Karena Bercadar Kembali Disorot
Selebriti

Beberapa bulan sebelum teror bom terjadi, Kartika sempat mengungkap kekecewaan karena merasa diperlakukan semena-mena oleh pihak bandara.

WowKeren - Kartika Putri sempat curhat mendapat perlakuan diskriminatif karena memakai cadar dan busana syar'i. Ia merasa sedih dan miris karena terkesan dibeda-bedakan oleh pihak bandara.

Padahal motivasinya mengenakan busana yang sangat tertutup dan cadar itu karena faktor kenyamanan dan terasa lebih aman. Ia awalnya yakin kalau busana yang dikenakannya malah tak akan membuat kaum pria tergoda. Sayangnya, Kartika malah dibuat kecewa oleh sikap petugas.

"Sedih dan miris sekali karena sampai dibandara saya masuk di security check (Lolos karena tidak ada bunyi) tp koper saya diperiksa secara random ( FYI: sy selalu bawa koper kecil yang kosong untuk bawa buku saja) lalu sy bertanya knp random cuma sy pdhl koper saya kosong," curhatnya, Maret lalu. "Mereka cuma bilang random aja.. dan saya buka tetapi pandangan mereka sangat tidak “nice” dan tidak sampai disitu.. dipemeriksaan ke dua terjadi hal yang sama bahkan di diperiksa tubuhnya(oleh petugas wanita memang) pdhl sy lolos sensor lagi dan lagi koper. Dan mereka meminta boarding pass pdhl sudah diperiksa 1x didepan. Saya Jadi makin tertantang tuk menggunakan niqab ditempat umum lainnya tuk lbh tau bgmn reaksi sekeliling.. hmm Ingat ya kami muslimah yang menggunakan niqab juga mempunyai hati dan perasaan jd perlalukan lah sbgmn mestinya tnp di intimidasi. Masih syock dan sedih."

Namun setelah Teror Bom Surabaya terjadi, postingan lama Kartika kembali jadi sorotan. Seorang netter menyindir Kartika baperan. Padahal pemeriksaan yang cukup ketat dilakukan untuk mencegah teror seperti yang terjadi 13 dan 14 Mei lalu di Surabaya.

Kartika Putri Dibully

Instagram

"Saya enggak pernah komen di kolom artis selama ini kalau tentang bully dan sebenarnya, tapi kali ini pengen ngomong sama kamu @kartikaputriworld. Saya baca uploadanmu itu sudah lama dan tragedi bom Surabaya mengingatkan saya tentang postinganmu. Anda berhijrah silakan saja mau hardcore silakan saja. Tapi tulislah yang bijak kalo di medsos apalagi anda publik figur sudah lihat kan teroris yang ketangkap dan ngebom menutup diri dari lingkungan dengan pakaian seperti apa," kata netter. "Enggak usah baperan makanya. Semua dilakukan semata-mata untuk keamanan. Sudah lihat kan berita kemarin pengebom di gereja dan hari ini bukan hanya laki-laki pelakunya tapi wanita bahkan anak-anakpun ikut," kata netter.

"Nggak ngepost tentang tersangka bom yang memakai cadar? Maaf saya bukan anti atau sensi, kemarin anda bikin postingan tentang perlakuan buruk yang anda terima oleh petugas bandara dikarenakan cadar yang anda kenakan. Ini menjawb pertanyaan anda kenapa wanita bercadar diperiksa lebih dari orang yang berpakaian biasa," kata netter. "Harusnya anda sebagai public figur berbesar hati jika diperiksa berlebih."

Sejauh ini Kartika belum membalas kritikan netizen. Namun meski banyak yang menghujat, sebagian netter memberi dukungan pada Kartika.

"Yang sabar mbak Kartika, memakai hijab memang ujiannya lebih berat, termasuk pas dihujat," seru netter. "Tetap istiqomah kak, mungkin kurangi curhat-curhat di sosial media," kata netter.

Loading...

You can share this post!

Related Posts