Di hari yang sama (28/5), Roro Fitria dan Dhawiya Zaida sama-sama dilimpahkan ke Rutan Pondok Bambu.
- Dian
- Selasa, 29 Mei 2018 - 06:30 WIB
WowKeren - Senin, 28 Mei, Roro Fitria dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu untuk dititipkan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Berkas kasus narkoba Roro Fitria telah lengkap dan masuk status P21. Lokasi penitipan kasus narkoba tersebut sama seperti lokasi penitipan kasus serupa yang menimpa anak Elvy Sukaesih, yaitu Dhawiya Zaida.
Kabar ini disampaikan oleh Kasipidum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Dedyng Wibiyanto (28/5). Namun Dedyng Wibiyanto tidak menjelaskan secara detil apakah Roro Fitria nantinya akan satu sel dengan Dhawiya. "Tadi hari ini penerimaan tersangka dan barang bukti atas nama Roro Fitria terhadap dia sudah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan penahanan di Rutan Pondok Bambu," jelas Dedyng Wibiyanto. "Cuman dilakukan penelitian identitas dan barang bukti itu aja," lanjutnya.
Dedyng belum bisa memastikan jadwal sidang kasus Roro Fitria. Namun dia menjelaskan jika kejaksaan memiliki waktu sekitar 20 hari untuk memperbaiki dakwaan Roro Fitria selanjutnya. "Itu nanti (sidang) sudah kita terima kita punya waktu 20 hari, untuk memperbaiki dakwaan selanjutnya kita limpah juga di pengadilan, pengadilan baru menetapkan kapan sidang, ya sebelum 20 hari kita limpah nanti pengadilan menetapkan paling biasanya sekitar dua minggu ke depan," jelas Dedyng.
Sementara itu, di hari yang sama (28/5) berkas kasus narkoba Dhawiya juga telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur. Setelah menjalani tahanan di Polda Metro Jaya selama beberapa bulan, berkas Dhawiya dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negri Jakarta Timur.
"Hari ini Karena berkas sudah dinyatakan P21 (lengkap) oleh Jaksa," kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak selaku Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (28/5). "Maka siang ini kami akan lakukan pelimpahan tahap 2 tersangka Dhawiyah dan barang bukti ke Kejari Jakarta Timur."
Roro Fitria dan Dhawiya akan mendekam di Rutan Pondok Bambu sampai dengan persidangan tiba. Ketika akan di berangkatkan, Dhawiyah terlihat menangis di dalam mobil tahanan. Matanya memerah dan mengeluarkan air mata karena kesedihannya.
(wk/dian)