Dikatai Hotman Paris 'Biadap' Tinggalkan Korban Danau Toba, Ini Pembelaan Kapten Kapal Sumut
Instagram/hotmanparisofficial
Selebriti

Hotman Paris Hutapea mengunggah videonya menangis mengecam aksi kapten yang tak menolong korban KM Sinar Bangun.

WowKeren - Tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, masih menyisakan kesedihan di hati masyarakat. Ratusan orang menjadi korban dalam tragedi ini dan bahkan ada yang masih belum ditemukan hingga saat ini.

Salah satu sosok yang beberapa kali menunjukkan rasa simpatinya untuk tragedi ini adalah pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Tak hanya mengirimkan uang sebesar Rp 100 juta untuk membantu proses pencarian korban, Hotman juga mengunggah video mengutuk kapten kapal lain yang tak mau menolong korban tenggelamnya KM Sinar Bangun.


Baru-baru ini di dunia maya memang viral beredar video saat KMP Sumut II melewati para korban KM Sinar Bangun yang tengah mengapung di Danau Toba meminta bantuan. Kapal tersebut diketahui memang hanya menyelamatkan 3 korban saja.

Hotman pun mengecam keras hal ini. Lewat akun Instagramnya, Hotman mengunggah videonya menangis dan mengaku merobek bajunya karena sedih usai melihat video tersebut.

"Pagi hari aku menangis melihat video YouTube, kapal Feri yang sangat besar tidak mau menolong kapal yang mau tenggelam. Sampai aku merobek baju kimonoku," ujar Hotman di video itu. "Aku baru lihat YouTube-nya, kapal Feri yang sangat besar menolak menolong ratusan penumpang kapal Sinar Baru yang mau tenggelam. Itu kapten kapalnya harus diadili. Biadab! biadab! Apakah ia diperintah oleh ownernya saya nggak tahu."

Biadaaaaapppppppp

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) pada

Postingan ini pun menuai dukungan dari netizen. Netizen mengaku ikut sedih dan geram saat melihat video yang viral tersebut. Netizen juga meminta agar pemerintah mengusut kejadian ini.

"Tolong Kapten nya DI USUT TUNTAS !!! Tidak Manusiawi... Membiarkan banyak orang meninggal...," komentar akun @mr.haxxx_. "Aduuuuhhh abang sampek nangis gitu,,, usut tuntas saja bang,, pecat kapten kapalx," komentar akun @edamame_xxx.

Sementara itu, Kapal KMP Sumut II, Dony Max Silalahi, mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa tak menolong banyak korban KM Sinar Bangun yang tengah terapung. Ia mengaku meninggalkan korban karena cuaca saat itu buruk dan mengutamakan keselamatan penumpang kapalnya.

"Saya meninggalkan para korban karena situasi pada saat itu cuaca sedang buruk. Dan saya sebagai kapten kapal merasa punya tanggungjawab juga untuk menyelamatkan penumpang yang saya bawa," ujar Dony. "Saya tidak mau korban bertambah banyak melihat situasi ini. Jadi saya mengambil keputusan untuk mengantarkan penumpang yang saya bawa ke pelabuhan. Itu pun setelah saya berkoordinasi dengan KMP Sumut I melalui radio yang segera datang ke lokasi kejadian untuk menyelamatkan para korban."

You can share this post!

Related Posts
Loading...