Lucky Hakim Bantah Terima Uang Suap Rp 2 M dari Partai
Instagram/luckyhakimofficial
Selebriti

Meski enggan banyak berkomentar, Lucky memiliki alasan sendiri mengapa beralih partai.

WowKeren - Aktor ganteng Lucky Hakim sejak beberapa waktu silam beralih menjadi politisi. Sempat menjadi anggota salah satu partai, Lucky justru memilih partai lainnya. Sempat tersiar kabar yang menyebutkan jika Lucky menerima uang suap senilai Rp 2 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Lucky dengan tegas membantahnya. Meski enggan banyak berkomentar, Lucky memiliki alasan sendiri mengapa beralih partai.

"Itu tidak benar. Kalau itu no comment," ujar Lucky dilansir Suara pada Kamis, 5 Juli 2018. "Suap? sangat tidak benar! Memangnya ada orang yang bilang saya disuap? Bisa saya gugat. Karena sama saja menuduh Nasdem dan tentu menuduh saya. Ini pencemaran nama baik."

Soal isu pemecatan dirinya sebagai anggota partai diakui Lucky sudah didapat sejak menjabat menjadi anggota DPR pada tahun 2014. Hal ini bermula saat ia berseteru dengan anggota Dewan PAW, Intan Fitriana Fauzi, yang kini dilantik sebagai anggota DPR. Lucky menuturkan Intan menuduhnya mencuri suara saat Pileg 2014 hingga berakhir aksi saling lapor.


"Saya tuh diancam PAW dari tahun 2014, di awal itu. Bisa dicek, coba search 'Lucky Hakim melaporkan Intan Fitriana Fauzi tahun 2014'," lanjut Lucky. "Jadi 2014 saya dituduh mencuri suara sama Intan. Saya laporin ke polisi. Akhirnya (laporan) Intan itu saya cabut, dan Intan mencabut gugatannya di internal partai."

Teror ancaman itu membuat Lucky tidak nyaman. Ia pun enggan menjadi caleg hingga akhirnya partai memecatnya secara sepihak pada 31 Januari 2018.

"Saya merasa tidak nyaman. Saya bilang, kalau saya tidak nyaman begini, saya nggak mau nyaleg lagi ke depannya. Nggak mau nyaleg-lah. Ngapain. Saya jadi anggota DPR aja diginiin terus," tutur Lucky. "Jadi, setelah itu saya kan sudah nggak mau nyaleg."

Usai pergi dari partai itu, Lucky akhirnya memutuskan bergabung dengan partai lain. "Ya sudah, setelah saya keluar, tanggal 11 April mengundurkan diri, bebas dong mau ke mana pun. Toh, dia nggak mau saya sejak 31 Januari. Itu diketok di rapat pleno harian," tandas Lucky.

(wk/diah)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait