Sejumlah netter kurang setuju dan memberikan nasihat untuk ibunda Eza Gionino soal pernyataannya berikut ini.
- Nur Khotimah
- Rabu, 11 Juli 2018 - 10:11 WIB
WowKeren - Rencana pernikahan Eza Gionino dengan sang kekasih, Meiza Aulia Coritha alias Eca terpaksa diundur. Seharusnya pernikahan dua sejoli ini digelar pada 6 Juli 2018 kemarin. Namun siapa sangka, rencana ini akhirnya ditunda lantaran terganjal restu dari ibunda Eza, Ruch Gaya.
Dalam sebuah tayangan infotainment, Ruch Gaya menyatakan enggan memberi restu untuk pernikahan putranya. Ia mengaku tidak cocok dengan kepribadian Eca yang dianggap telah "mempengaruhi" putranya. "Tadinya baik, sama mamanya juga baik. Tapi lama kelamaan yang mendikte, memonopoli Eza. Dekat sama keluarga kayak keberatan gitu," tutur Ruch Gaya.
Ruch Gaya tak ragu untuk melarang Eza melihat jenazahnya ketika meninggal jika tetap memilih untuk hidup bersama Eca. "Sampai mati pun, mama tidak akan menerima perempuan yang namanya Eca. Mama tidak setuju. Kalau kamu tetep berhubungan sama dia, kalau mama mati kamu jangan lihat jenazah mama. Kamu matipun mama tidak lihat jenazah kamu. Karena sudah sakit terlalu dalam," lanjutnya.
Akibat perseteruan ini Eza diketahui meninggalkan rumah sejak 14 Mei lalu. Dalam tayangan tersebut, Ruch Gaya pun menunjukkan kamar Eza yang sudah kosong ditinggal pemiliknya. Ruch Gaya sengaja menumpuk foto-foto Eza dan diletakkan di dalam lemari lantaran ogah melihat wajah putranya. "Tuh foto-fotonya dia saya tumpuk di sini, supaya saya nda lihat," kata Ruch Gaya.
Dalam wawancara sebelumnya, Ruch Gaya sempat menyebut bahwa Eza adalah anak durhaka lantaran kabur dan bersikeras menjalin hubungan dengan Eca. "Saya bilang (Eza) itu anak durhaka, karena lebih berat ke Eca daripada mamanya. Yang jadikan dia artis itu siapa? Mama antar ke Aneka, dia dikarantina kita selalu antar makan, kita sampai makan nasi basi. Udah terlalu dalam bikin sakit hati," tuturnya saat itu.
Meski begitu, Ruch Gaya tetap berharap anaknya segera kembali ke rumah. "Eza kamu anak mama. Mama selalu sayang sama semuanya, terutama Eza dari kecil sampai kakak-kakaknya iri. Kembalilah sama mama, sadarlah kamu. Kalau mama salat, mama minta supaya kamu disadarkan mata hatimu. Tapi kalau kamu tetap memilih perempuan itu, mama ikhlas, mama enggak papa," pungkasnya.
Perseteruan antara Eza dan ibunda ini pun tentu menyedot perhatian netter di media sosial. Banyak netter yang memaklumi sikap ibunda Eza yang alot memberikan restu untuk putranya. Mereka beralasan bahwa biasanya feeling seorang ibu benar adanya.
"Kl feeling ibu biasanya bnr sih.mgkn beliau tau kl cewek nya memang ngga cocok sm anaknya," kata netter. "Feeling seorang ibu itu tajam,contohnya feeling nya emak ku ke anak2 nya...setajam silet..Dari pada durhaka manut aja udah,orang tua dah banyak pengalaman hidup...," sambung lainnya. "Orang tua wajib mengingat kn anak ny feeling seorang ibu lebih kuat apa lg itu anak lelaki yg hrs bertanggung jwb terhdp orang tua ny walupn itu si anak sudah menikah ttp orang tua hrs di utamakan," ujar netter lain.
Di sisi lain, netter mengeluarkan kritikan soal cara ibunda Eza menyuarakan isi hatinya. "Takut bin ngeri punya mertua tkg ngancem gini. Anaknya aja dianggap salah dia sumpahin. Aplg cm calon mantu, kurang/salah dikit bisa dikutuk jd batu," kata netter. "Seorang ibu lebih baik menyimpan kecewa dlm Diam.. Dlm Doa.. Tak perlu umbar ke Media, Baik buruk itu anaknya!" seru yang lain.
(wk/nur2)