Sindir Koruptor, Deddy Mizwar Rilis Sinema Wajah Indonesia 'Lubang Tikus'
WowKeren/Fernando
TV

Berlatar Tempat di Blora Jawa Tengah, Deddy Mizwar menjelaskan jika 'Lubang Tikus' memiliki genre komedi satir.

WowKeren - Aktor senior Deddy Mizwar kembali menunjukan karya terbarunya. Bertindak sebagai produser, Deddy segera merilis FTV Sinema Wajah Indonesia episode ke-100 yang berjudul "Lubang Tikus".

"Lubang Tikus" merupakan FTV yang mengedepankan nilai-nilai moral yang tumbuh dalam masyarakat sekaligus menginspirasi. Pemilihan judul tersebut seolah sindiran Deddy terhadap pelaku koruptor yang ada di Indonesia.


"Jadi artinya kita menutup pintu untuk koruptor," kata Deddy ditemui WowKeren di Perpustakaan Nasional, Medan Selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/8). "Jangan sampai ada bagian di situ."


"Lubang Tikus" memiliki jalan cerita bergenre komedi satir. Lewat sinema ini, Deddy ingin menyampaikan pesan mengenai keadaan sumber daya alam (SDA) Tanah Air yang dikuasai orang asing. Serta membuka pikiran masyaarakat mengenai keaadaan negeri ini.

"Masalah pangan yah itu mengkritisi. SDA kita banyak dikuasai oleh asing. Ini adalah fakta-fakta, bukan karangan," lanjut Deddy. "Walaupun memang ada perbaikan, tapi warga kita masih menganggur.

Memiliki alur cerita komedi satir serta isu-isu yang tengah terjadi saat ini, Deddy mengaku hati-hati dalam memilih pemain. Ia menjelaskan harus tepat dengan pemain yang dipilih.

"Cukup hati-hati dan lama menentukan pemain," sambung Deddy. "Harus tepat, kalau enggak tepat yah itu kelemahan dari film."

Sederet artis yang berperan dalam sinema tersebut di antaranya Miqdad Addausy (Aji) dan Rendy Kjaernett (Luthfi). Miqda yang asli keturunan Sunda mengaku mengasah jauh tentang pengetahuannya tentang bahasa Jawa. Ia sebelumnya telah mengunjungi Blora dan mengobrol dengan masyarakat di sana. Sekedar info, bahwa FTV "Lubang Tikus" berlatar tempat Blora, Jawa Tengah.

"Aku sebelumnya dua hari sebelumnya ke Blora, jalan-jalan dan ngobrol sama warga sana. Memang cerita ini yah keluhan warga," ucap Miqdad. "Aku orang Sunda. Aku belajar bahasa Jawa. Eksplorasi apa sih karakter Aji."

Sedangkan menurut Rendy, ia mengaku suka dengan alur ceritanya. Dalam "Lubang Tikus", ia akan berperan sebagai anggota DPR komisi satu. Sempat deg-degan memerankan tokoh wakil rakyat, namun Rendy mengaku tidak takut lantaran hal ini sekaligus untuk menyuarakan kebenaran.

"Ceritanya bagus, saya jadi anggota DPR di komisi satu. Saya belajar ternyata kita enggak di bagian kita aja peduli, tapi kita wakil rakyat," tutur Rendy. "Jadi anggota dewan sempat deg-degan yah. Tapi yah kata pak haji sendiri lulus sensor aman. Takut sih enggak, tapi kita menyuarakan kebenaran."

Sementara itu, pembuatan FTV tersebut memakan waktu sebulan serta syuting di Blora selama enam hari. FTV "Lubang Tikus" sendiri rencananya akan ditayangkan SCTV pada Minggu (26/8) mendatang pukul 23.00 WIB.

You can share this post!

Related Posts