Ahmad Dhani kembali mengomentari isu politik terkini di akun Instagram miliknya.
- Neressa Prahastiwi
- Sabtu, 25 Agustus 2018 - 20:38 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, musisi Ahmad Dhani akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tahun 2019 nanti di bawah Partai Gerindra. Salah satu langkah besar Dhani ialah hadir pada deklarasi sebuah gerakan politik yang akan diadakan di Surabaya pada Minggu (26/8) esok.
Acara deklarasi tersebut rupanya mendapatkan tentangan dari salah satu kelompok masyarakat Surabaya. Dhani tampaknya tidak takut dengan tentangan itu dan justru mengunggah video yang bersangkutan di Instagram pribadinya.
Dhani lantas mengutarakan pendapatnya mengenai kontra tersebut di akun media sosial yang sama. Menurut Dhani, pengancaman dan anarki bukanlah sebuah bentuk demokrasi.
"Berdemokrasi mengeluarkan pendapat dgn damai itu sah dilindungi UU," tulis Dhani dalam sebuah foto pada Sabtu (25/8). "Tapi menghambat demokrasi dgn mengancam dan anarki itu premanisme. By Ahmad Dhani."
Pendapat Dhani tersebut kembali menuai pro kontra. Namun, sebagian besar netter mengungkapkan bahwa mereka merindukan sosok Dhani sebagai musisi dan karya-karya musiknya.
"Jadi musisi aja lg gmana?" komentar akun @omaralam***. "Karepmu om.. ayo berkarya maneh.. wes ra usah politik2an.. musisi jalan hidupmu," tulis akun @juliussuta***.
"Bikin lagu aja," sahut akun @adityo_y_kenc***. "lPlease, comeback to music! I miss you as musician," balas akun @irna_chairunnisa.offi***.
"Ga usah urusin politik om.. tolong lahirkan mahaya karya seperti Pandawa Lima dulu," komentar akun @aryakusumaput***. "#2019kembalikemusisi itu lebih mantap dan cocok mas dhani," balas akun @arina_y***.
(wk/nere)