Profesi Dosennya Terekspos, Reza Rahadian Akan Tindak Tegas Mahasiswanya
Instagram/officialpilarez
Selebriti

Bagi Reza Rahadian, profesi barunya ini merupakan hal yang sangat personal.

WowKeren - Kepiawaian Reza Rahadian sebagai seorang aktor tentu sudah tidak diragukan lagi. Lantas, bagaimana jika Reza menjadi seorang pengajar?

Kabar tersebut rupanya bukan hanya isapan jempol belaka. Usai video Reza tengah mengajar tersebar melalui akun gosip @lambe_turah, pihak kampus akhirnya mengonfirmasi kebenaran atas kabar tersebut. Reza terdaftar sebagai dosen di Universitas Indonesia, Jakarta, untuk jurusan Vokasi Teknik Olah Suara dan Akting.


Aktor pemeran film "My Stupid Boss" ini mengaku sama sekali tidak menyangka jika profesi barunya akan menjadi viral dan diketahui publik. Sejak awal, Reza menganggap profesi dosennya tersebut merupakan ranah personal yang hanya diketahui oleh keluarga terdekatnya saja.

"Jadi buat saya, karena ini personal, saya pikir enggak usah deh (dipublikasikan)," ungkap Reza dilansir Kapanlagi.com. "Biar keluarga saja yang tahu."

Akibat keviralan video itu, Reza mendapat banyak tawaran untuk mengisi acara bincang radio maupun televisi. Namun, Reza memilih untuk tidak membicarakan tentang profesi dosennya untuk konsumsi publik.

"Saya enggak nyangka tiba-tiba teman-teman media menghubungi manajer saya, dari radio, talk show," lanjut Reza. "Saya bilang terus terang, 'Saya enggak mau bicarakan hal ini. Saya enggak merencanakan ini jadi berita,' gitu."

Agar kejadian ini tak lagi terjadi, Reza akan memberikan teguran tegas kepada mahasiswanya. Selain itu, Reza juga akan memberlakukan peraturan baru di kelasnya nanti.

"Ya teguran lah nanti. Mau saya tegur (mahasiswa saya), karena kan jadwal ngajar itu enggak boleh publikasikan kan? Kemarin bocor tuh, detail tuh jadwal saya hari apa. Sebenarnya itu tidak (boleh) dipublikasikan," tutur Reza. "Jadi mulai besok peraturannya enggak ada lagi handphone. Saya pingin handphone-nya ditaruh aja. Non-aktif, taruh di depan meja."

Menurut Reza, tindakan para mahasiswa sebelumnya dinilai sudah melampaui batas. "Kayaknya kebablasan, karena mahasiswa-mahasiswanya video," pungkasnya.

You can share this post!

Related Posts