Insiden Mistis Ketika Roro Fitria Gelar Pengajian di Rutan
WowKeren/Fernando
Selebriti

Pengajian tersebut digelar untuk memperingati tujuh hari meninggalnya sang ibunda Roro Fitria.

WowKeren - Seperti yang diberitakan sebelumnya, Roro Fitria mengadakan pengajian 7 hari meninggalnya sang ibunda di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Pengajian ini dilakukan karena Roro Fitria masih berstatus tahanan, sehingga tidak bisa menghadiri pengajian di rumahnya di Yogyakarta. Kuasa hukum Roro Fitria, Asgar, mengatakan jika pengajian itu dilakukan bersama tahanan lainnya.

Roro Fitria mengatakan sebenarnya dia selalu mengaji untuk almarhumah ibundanya setelah pulang dari Yogyakarta lalu. "Pengajian semalam diikuti 100 lebih WBP, sebenarnya setelah pulang dari Yogya dari hari pertama sampai ketujuh ini selalu ngadain pengajian di Rutan selepas salat maghrib, zikir, yasinan," ungkap Roro Fitria dilansir Detik Hot (22/10).


Namun ada insiden misterius yang diceritakan Roro Fitria. Kejadian misterius itu berlangsung sehari sebelum acara pengajian digelar. Di kamar Rutan tepatnya, Roro Fitria mengaku dirinya mengalami kejadian mistis yang tak bisa dijelaskan logika.

Menurut Roro Fitria, petugas Rutan sempat melihat sosok perempuan berada tepat di belakang dirinya. "Malam keenam mama meninggal pas masuk kamar kan selalu dihitung jumlah WBP-nya, sekamar itu ada 15 orang tiba-tiba pas dihitung yang pertama jumlahnya ada 16, kedua sama, ketiga kalinya sama, sampai petugasnya bilang itu belakang Mbak Roro ada ibu-ibu," ungkap Roro Fitria.

Mendengar pengakuan petugas rutan itu, artis ini setengah percaya. Dia meyakini wanita tersebut adalah almarhumah sang ibunya. Setelah itu, Roro Fitria mengajak teman sekamarnya langsung memanjatkan doa bersama untuk ibundanya.

"Setelah itu saya ngaji sama teman-teman sambil nyimpan air botol minum yang tutupnya dibuka biar doanya masuk ke air," cerita Roro Fitria. "Tiba-tiba satu botol itu jatuh padahal nggak ada yang nyenggol. Saya langsung berpikir ini mama pasti ada di sini," pungkas Roro Fitria.

Sementara itu, Roro Fitria keberatan dengan vonis yang diberikan oleh hakim sebelumnya dan mengajukan banding. Mereka juga bakal mengupayakan Roro Fitria untuk kembali melakukan tes urine. "Kita akan mencoba gimana caranya agar bu roro dites kembali, caranya bukan hanya tes urin saja tapi berbagai tes," kata Asgar Sjafri. "Psikiater, DNA, dan semua diperiksa. Karena waktu pemakaian, bu Roro dengan tesnya itu makan waktu lama. Jadi dia terakhir pakai Januari baru diperiksa tanggal 21 Februari itu yang membuatnya negatif," pungkasnya.

You can share this post!

Related Posts