16 Orang Terluka Akibat Puting Beliung di Rancaekek, Basarnas Diterjunkan Bantu Evakuasi Warga
Nasional

Kantor Basarnas Bandung segera menerjunkan timnya untuk memastikan tidak ada korban jiwa akibat puting beliung di Rancaekek, Bandung.

WowKeren - Puting beliung kembali menerjang warga di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (11/1) sore. Meskipun tidak memakan korban jiwa, bencana ini menyebabkan enam belas orang luka-luka.

"Data sementara yang berhasil dihimpun BPBD Kabupaten Bandung, dampak puting beliung tercatat 1 orang luka berat, 15 orang luka ringan," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di akun Twitter miliknya pada Jumat (11/1). "15 rumah rusak berat, 71 rumah rusak ringan, dan lebih dari 300 rumah rusak yang belum dikelompokkan tingkat kerusakannya."


Bencana puting beliung makin meningkat di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Sutopo mengatakan bahwa peningkatan ini dipicu oleh dampak perubahan iklim dan perubahan fungsi lahan. Keduanya menyebabkan dinamika atmosfer lokal menjadi tidak stabil.

"Peningkatan puting beliung disebabkan oleh perubahan penggunaan lahan," papar Sutopo. "Dampak perubahan iklim yang menyebabkan makin meningkatnya ketidakstabilan dinamika atmosfer lokal, dan aktivitas penduduk dan lainnya."

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) segera diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga dan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. "Kantor SAR Bandung menerjunkan pasukannya untuk memastikan tidak ada korban jiwa," kata Juru Bicara tim Pencarian dan Pertolongan, Joshua Banjarnahor di Bandung, Jumat (11/1).

TNI dan Brimob segera melakukan langkah cepat untuk membantu para korban terdampak dengan mendirikan tenda pengungsi. Sedangkan kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal, tenda pengungsi, bahan makanan, air bersih, serta penerangan. Hal ini mengingat puting beliung juga menyebabkan listrik padam.

You can share this post!

Related Posts