Dinilai Banyak Impor dari Luar Negeri, Prabowo: Kita Harus Bisa Bikin Mobil Sendiri
Instagram/indonesiaadilmakmur
Nasional

Tak hanya mobil, Indonesia bahkan bisa membuat kapal dan kereta api jika pengelolaan sumber daya dilakukan secara tepat.

WowKeren - Pengguna mobil di Indonesia tak bisa dikatakan sedikit. Sayangnya, mobil-mobil yang dipasarkan di Indonesia adalah hasil impor dari negara-negara maju di dunia.

Di masa kepemimpinan Soeharto, Indonesia mampu mengikuti perkembangan teknologi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya armada pesawat terbang yang berhasil dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia.


Sayangnya, perkembangan teknologi semacam itu hampir tidak terlihat di era saat ini. Dalam pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Prabowo mengingatkan para hadirin tentang prestasi Indonesia semacam itu.

Ia kemudian bertanya pada hadirin apakah bangsa Indonesia mampu mengukir kembali prestasi tersebut. Ia pun yakin bahwa sebenarnya Indonesia mampu membuat teknologi-teknologi semacam itu.

"Kita pernah, beberapa waktu lalu bikin pesawat terbang, helikopter, produk berteknologi tinggi." kata Prabowo saat berpidato di JCC, Senayan, Senin (14/1) malam. "Saya bertanya, mampu atau tidak kita teruskan apa yang kita pernah lakukan? Saya yakin kalian akan setuju, saya yakin kita mampu."

Prabowo menganggap dengan kondisi Indonesia yang seperti ini, hal itu kemungkinan sulit untuk direalisasikan. Sebab, jangankan membuat pesawat membuat mobil nasional saja pemerintah masih belum mampu.

Menurutnya, Indonesia harus mampu memproduksi mobil sendiri. Rencana pembuatan mobil nasional sebaiknya tidak hanya berupa wacana.

"Kita harus mampu bikin mobil," tegas Prabowo. "Kita harus bikin mobil yang bener bener produk Indonesia."

Pernyataan Capres nomor urut 02 itupun sontak membuat para hadirin teringat akan mobil Esemka. Esemka merupakan mobil buatan anak negeri hasil rakitan siswa-siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan lokal dan nasional.

Mobil Esemka sempat dipromosikan oleh Jokowi kala ia menjabat sebagai Walikota Solo sebelumnya. Sayangnya, hingga kini mobil tersebut masih belum diproduksi secara massal.

Para hadirin pun mengingatkan Prabowo akan mobil Esemka. Ia sempat terdiam beberapa saat lalu melanjutkan lagi pidatonya. "Jangan mobil etok-etok," imbuh Prabowo.

Prabowo yakin Indonesia sebetulnya bisa menciptakan alat transportasi sendiri. Tentu saja, jika sumber daya yang dimiliki dikelola dengan baik dan benar. Tak hanya mobil, bahkan kapal niaga dan kereta api pun bisa dibuat oleh negeri ini.

"Kita harus mampu bikin kapal niaga, kapal angkut, kereta api," tegas Prabowo. "Apakah kita mampu? Kita mampu, kita harus mampu dan kita akan lakukan hal itu."

You can share this post!

Related Posts