Masih dalam pertimbangan, timses Jokowi nyatakan tetap akan mempertahankan orisinilitas pribadi Jokowi yang kalem.
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 16 Januari 2019 - 09:07 WIB
WowKeren - Jelang Pilpres pada bulan April 2019 mendatang, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto melakukan pidato kebangsaan. Prabowo menyampaikan pidato dengan tema "Indonesia Menang" tersebut pada Seni (14/1) kemarin.
Usai pidato tersebut, Prabowo banyak mendapatkan respon, baik yang bernada positif maupun negatif. Sementara itu, tim sukses pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'aruf Amin, menyatakan akan mempertimbangkan untuk melakukan hal yang sama. Kendati demikian, pidato kebangsaan ini masih dalam tahap rencana saja.
"Sedang dipertimbangkan, tapi yang jelas, bahwa kita akan mengikuti apa yang sudah ditetapkan oleh KPU, dimana pemaparan visi dan misi itu dilakukan di segmen visi dan misi dalam forum debat," jelas juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'aruf, Ace Hasan Syadzily di kompleks parlemen, Jakarta, pada Selasa (15/1). Ace juga menyatakan bahwa paslon yang diusungnya sudah sangat siap menghadapi debat capres-cawapres yang akan diadakan KPU pada Kamis (17/1) mendatang.
Untuk persiapan debat, Ace menegaskan bahwa Jokowi akan mempertahankan orisinilitasnya sebagai pribadi yang kalem dan tak berapi-api. "Pak Jokowi akan tetap mempertahankan orisinilitas beliau sebagai pribadi yang kalem, tidak berapi api, tidak dibuat buat, ya natural saja," lanjut Ace.
Pendapat mengenai pidato kebangsaan "Indonesia Menang" yang disampaikan oleh Prabowo juga datang dari Titiek Soeharto. Menurutnya, pidato yang dikemukakan Prabowo merupakan yang terbaik.
"(Pidato harusnya) bukan kita yang nilai dong, masyarakat," ujar Titiek di Plenary Hall JCC, Senayan, Jakarta, Senin (14/1). "Kalau buat saya, pasti sudah paling the best."
Di sisi lain, dalam pidatonya tersebut, Prabowo juga menimbulkan beberapa kontroversi, salah satunya mengenai gaji seorang dokter. Prabowo bahkan mendapatkan sejumlah reaksi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Sebelumnya, Prabowo mengklaim bahwa masih banyak dokter yang gajinya lebih kecil daripada tukang parkir.
(wk/silm)