Dituding Tyas Mirasih Incar Harta Warisan, Maryke Sebut Orangtua Amandine Justru Tinggalkan Utang
Instagram/tyasmirasih
Selebriti

Nenek Amandine, Maryke Harris Pohu, menuding Tyas Mirasih melakukan eksploitasi anak terhadap sang cucu.

WowKeren - Maryke Harris Pohu melaporkan Tyas Mirasih ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Senin (21/1) kemarin. Didampingi tim hukum Sunan Kalijaga, Maryke meminta kembali hak asuh atas Amandine yang dirawat oleh Tyas sejak kematian anak serta menantunya.

Aktris FTV ini dilaporkan atas dugaan telah mengeksploitasi sang cucu. Bukti yang disebutkan meliputi banyaknya endorsement yang telah dilakukan Amandine.


"Tapi kami yakin hak asuhnya dari neneknya," ujar Apolos, salah satu dari tim kuasa hukum Maryke. "Lalu orang lain mengendorse anak ini, lalu apa namanya kalau bukan eksploitasi?"

Selain itu, Tyas terindikasi ingin menghilangkan jejak orangtua Amandine. Hal tersebut dibuktikan dengan dilarangnya Maryke untuk bertemu sang cucu.

"Indikasi ini lebih jauh kepada lost generation. Ada indikasi kejahatan menghilangkan asal usul orang," ungkap Apolos. "Sayangkan saja, ibu ini sebagai oma kandungnya, minta bertemu saja, enggak dikasih."

Mengenai tudingan Tyas soal ingin menguasai harta Amandine, kuasa hukum Maryke membantahnya dengan tegas. Orangtua Amandine bahkan dituding tak meninggalkan warisan apapun dan justru meninggalkan utang.

"Tidak ada warisan yang dikejar sama nenek Maryke dan statement itu langsung keluar dari Tyas," kata Agustinus Nahak, kuasa hukum Maryke yang lain. "Anak ini tidak punya warisan, justru mama papanya itu meninggal dan meninggalkan utang."

Kuasa hukum Maryke kembali mengultimatum Tyas untuk segera mengembalikan Amandine kepada perwaliannya yang berhak. Atas perbuatannya tersebut, Tyas dinyatakan terancam pidana minimal 5 tahun penjara.

"Ini masalah pidana dan ancaman pidananya di atas 5 tahun,"tandas Agustinus. "Jangan pernah kalau anda yang bukan melahirkan, dan anda juga yang bukan pemegang hak wali atau asuh, kembalikan anak ini sesegera mungkin."

You can share this post!

Related Posts
Loading...