Teman Sandiaga Uno di Rusia Protes Soal 'Propaganda Rusia' yang Dituduhkan Jokowi untuk Prabowo
Instagram/sandiuno
Nasional

Jawab pertanyaan temannya di Rusia, begini penjelasan Sandiaga soal tudingan 'Propaganda Rusia'.

WowKeren - Selama ini tak banyak memberikan tanggapan, calon presiden petahana Joko Widodo akhirnya buka suara terkait beberapa tudingan yang disampaikan kubu oposisi. Pernah disangkutkan dengan antek asing, Jokowi kini balik menyerang Prabowo Subianto dengan pernyataannya.

Jokowi menuding kampanye Prabowo menggunakan strategi "Propaganda Rusia". Ia juga menduga Prabowo dan timnya menggunakan konsultan asing untuk memperlancar kampanye paslon nomor urut 02 itu.

Tudingan Jokowi mengenai "Propaganda Rusia" ini sudah dibantah sendiri oleh Prabowo. Mengaku memiliki teman asing, namun Prabowo menegaskan tak menggunakan konsultan asing apalagi "Propaganda Rusia".


Di sisi lain, teman-teman dari calon wakil presiden Prabowo, yakni Sandiaga Uno yang ada di Rusia disebut mengajukan protes. Mereka mempertanyakan maksud tudingan "Propaganda Rusia" seperti yang dikatakan oleh Jokowi."Memang kemarin ada rekan-rekan dari Rusia, kawan-kawan saya bertanya, 'apa maksudnya ini, apakah kami dituduh mencampuri urusan Indonesia?'," ujar Sandiaga menceritakan temannya di Rusia saat berada di lapangan basket Bulungan, Jakarta Selatan pada Selasa (5/2).

Menanggapi protes teman-teman Rusianya itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meminta mereka agar tenang. Selain itu, Sandiaga juga meminta temannya di Rusia untuk tak terlalu menanggapi tudingan tersebut.

"Saya bilang jangan terlalu ditanggapi karena ini tahun politik semua, semua yang disampaikan itu mungkin ada urusannya dengan politik dalam negeri. Tidak ada urusannya dengan persahabatan kita dengan Rusia," lanjut Sandiaga. "Jangan terlalu dibesar-besarkan, kita harapkan polemik yang disampaikan pak Presiden ini tidak dijadikan ajang sahut-menyahut dan akhirnya merusak hubungan internasional kita."

Sebelumnya, pemerintah Rusia juga telah menanggapi soal "Propaganda Rusia" ini. Mereka mengaku tak memiliki urusan apapun dengan urusan politik dalam negeri. "Kami menggarisbawahi bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami," tulis perwakilan Duta Besar Rusia untuk Indonesia dalam Twitter resminya.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait