Menurut Fadli, wajar jika orangtua membela anaknya hingga disebut masuk ke politik.
- Nur Islamiyah
- Rabu, 13 Februari 2019 - 07:57 WIB
WowKeren - Ibunda dari calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku sakit hati terhadap pemberian label "Sandiwara Uno" pada anaknya. Ia bahkan meminta agar pemberi label tersebut meminta maaf.
Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menyebut tidak ada yang salah dari sikap Mien Uno. Menurutnya, wajar jika orangtua membela anaknya hingga disebut masuk ke politik.
Fadli mengatakan bahwa yang salah jika membawa anak kecil ke ranah politik. "Ibu-ibu, emak-emak kan punya hak pilih dan hak politik, yang tidak boleh itu anak-anak cucu yang masih belum berumur," ujar Fadli di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng Jakarta Barat, Selasa (12/2) kemarin.
Terkait ejekan "Sandiwara Uno" yang disematkan pada Sandiaga, Fadli mengatakan, hal tersebut tidak terbukti. Ia menilai kubu Joko Widodo yang banyak melakukan pembohongan publik demi pencitraan.
"Justru kata saya petahana yang terlalu banyak main sandiwara dan drama pencitraannya keterlaluan gitu, ya," katanya. "Menurut saya bukan hanya keterlaluan, pencitraan yang brutal."
Sebelumnya, sikap Mien yang marah atas ejekan "Sandiwara Uno" dikritik oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ace Hasan Syadzily memberi saran agar orangtua tak dilibatkan dalam urusan politik. Peran orangtua dalam mendukung anak-anaknya yang berkecimpung dalam dunia politik cukup restu saja.
"Tapi, saran saya untuk urusan politik, para politisi sebaiknya jangan dikit-dikit libatkan ibu atau orangtua untuk melindungi kita. Kasihan beliau," terang Ace. "Harusnya cukup dengan restu dan doa. Sebagai politisi, kita harus siap untuk menghadapi berbagai serangan dan tudingan."
Mien Uno sendiri mengatakan bahwa dirinya telah membesarkan Sandiaga menjadi pribadi yang baik. Sehingga ia tak terima apabila Sandi disebut pembohong yang suka bersandiwara.
"Saya ingin berhadapan dengan orang itu," ujar Mien. "Jadi sekarang kalau ada orang yang mengatakan itu Sandiwara Uno dia harus minta maaf kepada ibunya, yang melahirkan dan mendidik Sandi."
Tak hanya sakit hati, Mien juga mengaku merasa sedih tiap kali melihat ada orang yang mencemooh tindakan putranya. Ia yakin bahwa apa yang dilakukan dan diucapkan oleh sang putra adalah hal yang benar.
(wk/nris)