Terlalu Sakit Hati, Shandy Aulia tak Sudi Ketemu Netizen si Penghina dan Minta Diwakilkan Pengacara
Instagram/shandyaulia
Selebriti

Shandy Aulia mengaku jika netizen si penghina sempat berusaha ingin menemui dirinya.

WowKeren - Belakangan ini aktris cantik Shandy Aulia mengalami kejadian tidak menyenangkan dalam bermedia sosial. Shandy menjadi korban komentar jahat yang menyebutnya telah menjual diri lantaran tidak dinafkahi suami, oleh akun @yasminemercy melalui Direct Message (DM) Instagram.

Merasa kesal dan habis kesabaran menghadapi netizen tersebut, Shandy akhirnya memilih untuk melaporkan ke jalur hukum. Bintang "Rasuk" ini ingin memberikan pelajaran agar oknum itu tidak sembarangan memberikan hujatan pada orang lain di media sosial.

"Kemungkinan hari Rabu (buat laporan ke polisi)," kata Shandi, ditemui di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/3). "Masih dalam proses, nanti ada pertemuan dengan lawyer dan pihak yang bersangkutan."

Shandy mengaku jika oknum si penghina tersebut sempat berusaha ingin menemui dirinya. Namun tampaknya wanita berusia 31 tahun ini sudah terlanjur sakit hati sampai enggan menemui dan meminta sang pengacara untuk mewakili.

"Saya dengar gitu (netizen mencoba menghubungi). Lihat ke depan saja," ucap Shandy. "Saya enggak berkenan ketemu. Nanti diwakilkan tim saya."


Bintang film "Eiffel I'm in Love" ini tetap pada pendiriannya untuk membuat pelaporan ke kepolisian. Menurut Shandy, penghinaan tersebut sudah di luar batas..

"Hal ini menurut saya sudah di luar batas sih, harus saya tindak lanjuti. Akan tetap diproses, lihat nanti," jelas Shandy. "Bagaimana nanti proses ke depannya."

Shandy juga ingin kasusnya ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat di luar sana agar memanfaatkan media sosial dengan baik. Apalagi dengan adanya UU ITE sekarang ini.

"Perkaranya ini supaya masyarakat tahu setiap penggunaan medsos ada UU-nya juga. Kalau ada pihak yang melampaui batas, tindak tegas pakai hukum," lanjut Shandy. "Bukan berarti update atau pengguna medsos tapi tanpa rasa tanggung jawab."

Lantas dengan adanya kejadian ini, apakah Shandy bakal kapok bermain media sosial? Bagi Shandy, langkah yang ia ambil ini dianggap sebagai cara mengajarkan masyarakat untuk menjaga etika dalam bermain di dunia maya.

"Enggak kok. Saya mau ajarkan etika berbicara, mengetik, dan menggunakan media sosial," pungkas Shandy. "Bukan hanya kepada saya, tapi kepada yang lain juga."

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait