Nasib Perfilman Indonesia Usai Rekor 'Dilan 1991', Pengamat Film: Butuh Keajaiban
Falcon Pictures
Film

'Dilan 1991' kembali mencetak rekor tertinggi jumlah layar bioskop, baik film lokal maupun impor.

WowKeren - "Dilan 1991" menyusul kesuksesan "Dilan 1990" yang berhasil meraih 6,3 juta penonton pada 2018 lalu. Hingga hari ke-9 perilisan, "Dilan 1991" telah ditonton lebih dari 4,1 juta orang.

Selain mengalahkan rekor "Avengers: Infinity War", "Dilan 1991" juga mendapat jatah layar lebih banyak dibanding "Captain Marvel" yang sama-sama tayang saat ini. Pada puncaknya, "Dilan 1991" bahkan menerima jatah hingga 1.456 layar, sedangkan "Captain Marvel" hanya 1.100.


"Puncak film 'Dilan1991' mencapai 1.456 layar di seluruh bioskop Indonesia pada hari Minggu, 4 Maret kemarin," ujar Yan Wijaya dilansir Wartakota. "Jumlah layar itu merupakan rekor tertinggi untuk semua film, baik Indonesia maupun impor."

Di sisi lain, Benny Benke mengungkapkan bahwa tidak ada formulasi khusus untuk memprediksi banyaknya penonton sebuah film. Selain itu, tidak ada pula patokan dari segi latar belakang cerita, genre, pemain, maupun sutradaranya sekalipun.

"Dibutuhkan keajaiban untuk memboxofficekan sebuah film," ujar Benne. "Ada banyak faktor yang harus dicapai untuk melariskan sebuah film."

"Sebuah film, betapapun dan apapun genre dan muasal ceritanya, tetap jualan cerita," imbuh Benny. "Cerita yang menarik, tetap akan ditonton. Sementara cerita film abal-abal, selamat tinggal."

Yan sendiri optimis bahwa sejumlah film Indonesia selanjutnya akan meraih kesuksesan yang sama seperti "Dilan 1991". Film-film yang diprediksi Yan tersebut di antaranya "My Stupid Boss 2", "Gundala", "Bumi Manusia", "Ainun", dan "Gatotkaca".

"Saya melihat film-film tersebut kemungkinan bisa menjadi box office film Indonesia berikutnya setelah 'Dilan 1991'," tutup Yan. Sementara itu, film Indonesia yang telah meraih lebih dari 1 juta penonton hingga 11 Maret 2019 sudah mencapai 4 film.

You can share this post!

Related Posts
Loading...