Mahasiswi cantik bernama Tiffani tersebut memberikan bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan panitia.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 27 Maret 2019 - 16:32 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, warganet banyak memperbincangkan video "lamaran" seorang mahasiswi cantik bernama Vincentia Tiffani kepada Sandiaga Uno. Diketahui, video tersebut diambil pada Sabtu (23/3), saat Sandiaga menghadiri acara peluncuran Rumah Siap kerja dan Pelatihan OK OCE di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Video tersebut lantas menjadi viral di media sosial. Istri Sandiaga, Nur Asia Uno, bahkan telah memberikan tanggapannya tentang video lamaran itu.
Merasa tak nyaman, mahasiswi cantik asal Yogyakarta tersebut memberikan klarifikasi mengenai lamarannya kepada Sandiaga. Lewat video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya pada Selasa (26/3), Tiffani menjelaskan bahwa dirinya diminta pihak panitia untuk mengajukan "lamaran" kepada Sandiaga.
Tiffani mengungkapkan bahwa dirinya tak sungguh-sungguh berminat menjadi istri kedua Sandiaga. "Jadi di sini adalah bukti saya bahwa saya benar-benar tidak ada berkeinginan untuk menjadi istri kedua Bapak Sandiaga Uno," tegas Tiffani.
Tak hanya itu, Tiffani juga memberikan bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan panitia. Dalam percakapan tersebut, pihak panitia bersedia memberikan klarifikasi bahwa "lamaran" Tiffani hanya sekedar ice breaker yang sudah direncanakan.
"Sebentar ya barusan saya sudah WA. Kalo memang kamu butuh saya untuk klarifikasi saya siap karena aku kasihan sama Tiffany dan tidak mau Tiffany jadi sedih," tulis sang panitia dalam obrolan WhatsApp tersebut. "Yang penting ortu kamu sudah dijelaskan bahwa itu hanya settingan saja untuk bercandaan."
Menanggapi pesan sang panitia, Tiffani pun mengungkapkan reaksi orangtuanya. Menurut Tiffani, orangtuanya sampai meminta dirinya untuk menonaktifkan seluruh media sosial.
"Iyaa mbaa, nanti kalau xxx sudah jawab kabarin yaa," jawab Tiffani. "Untung orangtua saya mengerti mba, cuma kasihan saja sama sayanya. Makanya suruh nonaktifkan semua sosmed."
(wk/Bert)